Suara.com - Artis Nikita Mirzani membuat ultimatum tegas untuk para admin akun gosip di Instagram. Dia mengaku akan segera menempuh jalur hukum.
"Teruntuk semua akun gosip yang abal-abal dan nggak abal-abal, perhatikan ini baik-baik. Masih inget kasus Syahrini yang bisa memenjarakan admin salah satu akun gosip? Kalau lupa cek Google masih ada," kata Nikita Mirzanid di Instagram Story pada Jumat (23/7/2021).
Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan. Dia merasa ada banyak postingan yang sengaja dibuat untuk memprovokasi agar membully dirinya.
"Jadi buat kalian semua yang mencoba memprovokasi atau mencoba membully, kalian para admin akun gosip akan bernasib sama," ujar Nikita Mirzani.
"Perhatikan siapa artis yang mau kalian bully. Apalah artis tersebut akan melakukan perlawanan atau diam," sambungnya lagi.
Biasanya, pemain Comic 8 ini tidak ambil pusing dengan masalah seperti itu. Tapi kali ini tidak.
"Selama ini saya diam karena saya berpikir hanya akan buang-buang waktu saja. Tapi setelah saya teliti lagi dengan baik, membuang waktu untuk memberikan kalian pelajaran akan terasa menyenangkan," tuturnya.
Nikita Mirzani mengimbau untuk segera menghapus semua postingan jahat yang diarahkan kepada dirinya.
"Silahkan bersihkan semua akun busuk kalian mumpung saya masih dikarantina nih belum bisa kemana-mana," terang Nikita Mirzani.
Baca Juga: Protes Soal Hotel Tempat Karantina Dinyinyiri, Nikita Mirzani Sewot
Pasalnya setelah menjalani karantina di hotel, mantan Dipo Latief ini akan langsung membuat laporan ke polisi. Dia menegaskan ini bukan sekadar ancaman belaka.
"Kalau saya sudah selesai karantina, tempat yang pertama kali saya datangin selain rumah saya yang nyaman itu adalah kantor polisi. Be aware karena sudah tidak ada lagi waktu untuk bermain-main," jelas Nikita Mirzani.
Sebelumnya, Nikita Mirzani juga sempat mengatakan bahwa akan mempolisikan 20 netizen nyinyir. Langkah itu diambil setelah dirinya pulang dari Turki.
Kini, Nikita Mirzani masih menjalani karantina di hotel lantaran baru pulang dari luar negeri. Karantina itu akan berakhir dalam beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
-
Pengakuan Lawas Mimi Peri Viral, Incar 'Anak Kampung' Demi Hindari HIV AIDS
-
Kerugian Lebih Besar dari Kasus Nikita Mirzani, Kok Melani Mecimapro Bebas?
-
Siapa Reynaldi Bermundo? Influencer Muda yang Baru Saja Meninggal, Kondisi Terakhirnya Disorot
-
Nikita Mirzani Minta Denada Jangan Berkelit: Akuin Aja Itu Anak Lo, Gitu Aja Repot
-
Lagi Dipenjara, Nikita Mirzani Masih Bisa Ledek Richard Lee yang Kini Jadi Tersangka
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Nabilah O'Brien Dituntut Rp1 M Karena Bela Restoran Sendiri
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Terharu di Depan Kabah, Nathalie Holscher: Aku Banyak Dosa
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Sinopsis The Bride! Kisah Frankenstein Mencari Cinta
-
Kumandangkan Lagu "Holiday" Green Day: Menolak Apatis di Konflik Timur Tengah
-
Deretan Rekomendasi Film Korea Genre Kriminal, Tayang di Vidio!
-
Dicap Pelakor Syariah, Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rarra Minta Perlindungan Allah
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan