Entertainment / Film
Kamis, 05 Juni 2025 | 08:31 WIB
Sinopsis Film Syirik: Dayang Laut Selatan. (Instagram)

Sinopsis Film Syirik: Dayang Laut Selatan

Para pemeran film Syirik di acara rilis poster dan trailer di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025). [Instagram]

Film yang ditulis sekaligus disutradarai Hestu Saputra. menceritakan tentang sebuah desa yang masih menjalankan praktik budaya namun berbau syirik atau menyekutukan Tuhan.

Seorang pemuda bernama Said yang diperankan Teuku Rassya kembali ke desanya setelah bertahun-tahun belajar di pondok pesantren.

Desanya itu bernama Wonosari yang ternyata ada perubahan mencolok karena terjerat ajaran mistis.

Said kembali bertemu dengan Sari yang diperankan Richelle Skornicki mantan kekasihnya dulu.

Namun hubungan mereka terhalang restu dari ibu Sari yakni Sartika yang diperankan Kinaryosih.

Sartika menginginkan Sari menjadi penari utama Ledhek yang ternyata sebuah ritual mistis di desa tersebut.

Sayangnya, ada saingan berat Sari yakni Ningsih yang diperankan Nikita Mirzani karena dia sangat berambisi ingin menjadi penari utamanya.

Sari pun terjebak dalam intrik berbahaya antara Sartika dan Ningsih.

Baca Juga: Diserahkan ke Kejaksaan dengan Tangan Diborgol, Vadel Badjideh Tampak Lebih Gemuk

Sementara itu, Ki Dalang yang diperankan Donny Alamsyah sebagai pemimpin ritual mencari siapa yang akan menjadi penari utama.

Ajaran Ki Dalang ditentang Said yang merupakan saudaranya. Sedangkan ada sosok Pak Lurah yang juga menyimpan rencana jahat.

Di balik wibawanya, Pak Lurah punya ambisi tersembunyi buat menyaingi Ki Dalang.

Bagaimana kondisi desa tersebut yang menyimpan rahasia mistis dan gara-gara ritualnya bisa mengancam nyawa semua yang terlibat.

Saksikan kisah penuh misteri dan konflik akan menguji batas cinta, kepercayaan dan tradisi.

Film bergenre horor ini akan mulai tayang di bioskop pada 19 Juni 2025.

Fakta menarik Film Syirik: Dayang Laut Selatan

Poster film Syirik. [Instagram]

Fakta menarik dari film ini, menurut Hestu berawal dari pengalaman empiris yang dirasakannya sejak kecil.

Hal ini dia ungkapkan saat menceritakan lebih dalam tentang film terbarunya itu dalam channel YouTube Ganapati Studio.

Penulisan naskahnya pun hanya membutuhkan waktu 2 minggu meski kemudian untu pendalaman hingga menjadi sebuah film butuh waktu 2 tahun.

Dia cukup kesulitan mencari lokasi syuting yang benar-benar bisa menggambarkan situasi nyata dalam film tersebut.

Hingga akhirnya Desa Turunan Girisuko, Gunung Kidul, Yogyakarta. Merupakan daerah terpencil dan jauh dari keramaian kota yang terpilih.

Meski diakunya, tetap ada sentuhan GI atau Computer-Generated Imagery untuk menggambarkan suasana kering seperti di cerita.

Makna tarian Ledhek yang ditampilkan juga bukan hanya sekadar tarian.

Tarian di film ini muncul dengan kekuatan magis dari Roh gelap yang mengikat jiwa manusia.

Para penari yang terlibat dalam produksi ini bukan hanya mahir menari, tetapi juga memahami filosofi dan emosi yang dalam di balik setiap gerakan mereka.

Makna syirik juga bukan hanya diartikan sebagai menyekutukan Tuhan namun syirik lebih luas sebagai perubahan besar persinggungan antara budaya dan masuknya agama di wilayah itu.

"Ketika ia lebih kita takuti atau kita agungkan daripada kebenaran, di situlah bibit-bibit syirik mulai tumbuh," salah satu narasi yang diutarakan.

Awal kemunculan film ini, beberapa netizen juga menyerukan boikot karena pemainnya ada Nikita Mirzani, Meski itu tak menjadi halangan dan film ini tetap tayang.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More