Suara.com - Gigi sensitif kerap menimbulkan rasa ngilu tak tertahankan meski berlangsung singkat. Rasa ngilu inilah yang membuat seseorang mengalami gangguan emosional, fungsi mengunyah dan juga hambatan dalam bersosialisasi.
Menurut drg. Laura Zaizavonna, Oral Care Expert dari GlaxoSmithKline (GSK), kondisi gigi sensitif muncul ketika terjadi penipisan pada lapisan luar gigi sehingga lapisan tengah gigi yang disebut dentin menjadi terbuka. Dentin yang terbuka ini menyebabkan ujung saraf bereaksi dan memicu timbulnya rasa ngilu yang tajam dalam waktu singkat.
Sebuah teknologi bernama Novamin, diklaim ampuh mengatasi masalah gigi sensitif karena melapisi kembali bagian dentin yang terbuka untuk mencegah rasa ngilu. Teknologi ini diterapkan dalam kandungan pasta gigi khusus gigi sensitif, Sensodyne.
"Teknologi Novamin merupakan particulate bioactive glass yang berfungsi membantu remineralisasi gigi dengan bahan aktif calcium sodium phosphosillicate," kata drg Laura saat konferensi pers ' Sensodyne Repair & Protect dengan Teknologi Novamin' di Jakarta, Selasa (31/3/2015).
Dijelaskan Laura, awalnya teknologi ini diperkenalkan pertama kali pada pengobatan tentara Amerika di Vietnam untuk membantu merangsang regenerasi tulang. Lalu pada 1970, teknologi ini dikembangkan oleh dua profesor dari University of Maryland Baltimore, Amerika Serikat dengan fokus perawatan gigi dan mulut.
Lebih lanjut Laura memaparkan bahwa teknologi Novamin bereaksi ketika bercampur dengan air liur dalam mulut yang akan menghasilkan ion kalsium dan fosfat yang membantu pembentukan kembali lapisan mineral gigi pada dentin yang terbuka.
"Saat menyikat gigi, kandungan novamin masuk ke pori-pori dentin yang terbuka lalu berkontak dengan air liur. Lalu ion kalsium yang terlepas akan mengeras dan menutup lapisan dentin yang terbuka sehingga mencegah timbunya reaksi pada bagian syaraf," imbuhnya.
Untuk mendapatkan manfaat dari teknologi Novamin yang terkandung pada pasta gigi khusus gigi sensitif ini, Laura menyarankan untuk menyikat gigi minimal dua menit dalam sekali penyikatan.
"Dengan pemakaian yang rutin pelapisan ulang email gigi yang menipis akan semakin baik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah