Suara.com - Banyak orangtua bingung mengenali gejala alergi pada buah hati mereka.
Sebenarnya gangguan alergi bisa dikenali dari gejala-gejala yang ditimbulkannya. Setelah gejala-gejala itu diketahui, Anda bisa mengkonsultasikannya kepada dokter secara lebih spesifik.
Dengan bekal informasi dari dokter dan pengetahuan Anda tentang alergi, maka gangguan ini bisa dikendalikan. Pengendalian terhadap alergi dilakukan untuk meminimalkan tingkat kekambuhan, sehingga aktivitas harian anak tetap dapat dilakukan dengan baik.
Langkah-langkah pengendalian terhadap alergi tersebut diringkas dalam Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan, atau yang seringkali disingkat sebagai 3K.
Ketika anak menderita gatal dan bengkak (urtikaria) akibat bintik-bintik merah pada kulit, sesak napas atau asma, konjungtivitis atau alergi mata, atau mengalami gangguan perut (sakit melilit atau diare), apakah itu merupakan gejala alergi?
Jika Anda memiliki kecurigaan alergi, biasanya akan timbul pertanyaan selanjutnya, mengapa si Kecil bisa alergi?
Alergi bisa disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, seperti genetik atau keturunan, adanya imaturitas usus, yaitu kondisi usus yang belum matang (immature), sehingga penyebab alergi (alergen) yang masuk ke saluran cerna dapat langsung mencetuskan alergi, dan terakhir, adanya pajanan/ paparan alergen yang kemudian menimbulkan gejala alergi.
Adapun alergen yang paling sering menimbulkan alergi pada anak adalah susu sapi, makanan laut, telur, debu/tungau, asap, bulu binatang, atau cokelat.
Jika Anda masih memiliki banyak pertanyaan tentang alergi, jangan segan untuk bertanya pada dokter. Namun sebelum menemuinya, silakan simak berbagai informasi alergi pada anak secara lengkap melalui https://www.alergianak.com/tanya-dokter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!