Suara.com - Anthony Senerchia Jr., yang menjadi inspirasi bagi tantangan bertajuk ALS Ice Bucket Challenge diberitakan meninggal dunia, Sabtu 25 November waktu setempat, di usia 46 tahun.
Ini artinya, Anthony telah selesai berjuang melawan penyakit ALS yang sudah 14 tahun menggerogoti tubuhnya.
"Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk meningkatkan kesadaran akan ALS dan secara langsung bertanggung jawab atas tantangan ember es (Ice Bucket Challenge) yang terkenal di dunia," tulis perwakilan keluarga dalam obituari kepergian Anthony.
Anthony Senerchia didiagnosis Amyotrophic Lateral Sclerosis atau ALS, yang umumnya dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig pada 2003 silam. ALS merupakan salah satu penyakit saraf motor atau Motor Neuron Disease (MND).
Penderita ALS akan mengalami pengerasan (menjadi tak berfungsi) otot yang disebabkan karena otot tak menerima asupan substansi untuk hidup dan tumbuh.
"Ini adalah penyakit yang sulit dan juga sulit saat Anda kehilangan. Tubuhmu gagal. Tapi dia adalah seorang pejuang. Dia adalah cahaya kita. Dia membuat hidup kita lebih baik," kata istri Anthony, Jeanette, kepada Journal News Media Group.
ALS Ice Bucket Challenge menjadi virus dan perbincangan di dunia pada 2014 dan berhasil mengumpulkan $ 115 juta selama dua bulan. Uang tersebut kemudian digunakan untuk mendanai penelitian tentang ALS.
Anthony Senerchia sendiri memainkan peran penting dalam memulai tantangan tersebut.
Sepupu dari Jeanette Senerchia, yang seorang pegolf Chris Kennedy, merupakan salah satu orang yang dinominasikan untuk melakukan tantangan disiram air es tersebut.
Baca Juga: Mengenal Penyakit yang Diperangi Dengan "Ice Bucket Challenge"
Ia berpartisipasi dalam tantangan, meski belum secara khusus terhubung dengan penyakit ALS. Tapi ketika Kennedy melewati tantangan dan menominasikan orang lain, dia memilih Asosiasi ALS sebagai penerima manfaat karena melihat pertempuran Anthony Senerchia dengan penyakit ALS.
"Apa yang dimulai sebagai isyarat kecil untuk memberi senyum di wajah Anthony dan membawa kesadaran akan penyakit mengerikan ini telah berubah menjadi fenomena nasional dan ini adalah sesuatu yang tidak pernah kami impikan," kata Kennedy kepada TIME pada 2014. (Time)
Berita Terkait
-
Mengenal Penyakit yang Diperangi Dengan "Ice Bucket Challenge"
-
Kakek "Gila" Ikutkan Bayi 10 Bulan Tantangan Ice Bucket Challenge
-
"Ice Bucket Challenge" di Acara Siraman Fitri Tropica
-
Aktris Ini Lakukan "Ice Bucket Challenge" Tanpa Busana
-
Unggah Foto "Ice Bucket Challenge" ke Facebook, Buronan Diciduk Polisi
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur