Suara.com - Rayyan Haryo Ardianto terlahir tanpa anus. Bayi tanpa anus asal Depok ini masih butuh bantuan untuk biaya perawatannya yang mencapai Rp 2,5 juta perbulan.
Biaya tersebut dibutuhkan untuk membeli kantong kolostomi, pampers, susu, dan perlengkapan lainnya. Orang tua Rayyan yang hanya berprofesi sebagai supir ojek online kesulitan untuk memenuhi kebutuhan Rayyan.
"Kantong kolostomi setiap hari harus diganti setiap pagi," kata Oklavia, ibunda Rayyan, kepada Suara.com, Selasa (18/9/2018).
Oklavia mengatakan, Rayyan akan menjalani operasi pembuatan anus pada 31 Oktober mendatang di RSPAD Gatot Subroto. Untungnya, biaya operasi pembuatan anus ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Terlahir tanpa anus, bayi malang ini pun harus mengeluarkan kotorannya melalui lubang kecil sebesar 20 milimeter yang ada di bagian perut, dan tersambung ke kantong kolostomi.
"Buang air besarnya sementara lewat perut sebelah kiri, jadi pake kantong kolostomi," tandas Oklavia lagi.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Depok Sahat Farida Berlian saat ditemui Suara.com mengaku sudah melihat kondisi Rayyan yang tidak memiliki anus. Ia berharap, Pemkot Depok memberikan perhatian kepada bayi itu.
"Tidak hanya Rayyan saja, ini contoh kecilnya. Harus jemput bola dong," kata Sahat secara terpisah.
Lebih lanjut kata Sahat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas Depok untuk memberikan bantuan, terutama soal biaya perawatan Rayyan di rumah.
Baca Juga: Mat Solar Disebut Stroke, Ini Ragam Gejala Stroke
"Sudah berkoordinasi, insya Allah akan dibantu," tutupnya. (Supriyadi)
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai