Suara.com - Seorang anak gadis usia 10 tahun mendadak kejang-kejang dan pingsan ketika sedang menata rambutnya. Ternyata gadis 10 tahun yang bernama Gracie Brown menderita sinkop penataan rambut.
Kejadian ini bermula ketika Gracie menginap di rumah kerabatnya, Alicia Renee Philips yang merupakan seorang guru matematika karena berniat pergi ke gereja bersama.
Pagi hari sebelum berangkat ke gereja, Philips membantu Gracie menata rambutnya. Tetapi, ia seketika terkejut ketika Gracue mendadak pingsan dan kejang-kejang.
Awalnya, Philips mengira Gracie hanya bercanda karena beberapa kali terjatuh sampai akhirnya mengalami kejang-kejang.
"Gracie itu anak yang sangat bersemangat ketika rambutnya disisir dan dikepang. Tapi setelah 4 menit rambutnya disisir, Gracie mendadak jatuh ke depan dan aku kira hanya bercanda. Tapi ketika kedua kalinya dia terjatuh tiba-tiba mengeluarkan suara seperti tercekik (tersedak)," kata Philips dikutip dari Daily Mail.
Philips segera menghubungi orang tua Gracie dan ia diminta mengecek suhu tubuh anak tersebut. Tak lama kemudian, kondisi Gracie terlihat semakin memburuk.
Gracie mendadak pingsan dan bibirnya berubah menjadi biru. Bahkan matanya hampir seluruhnya putih karena bola matanya mengarah ke atas.
"Dia seketika tidak responsif dan tidak bergerak. Saya menjadi sangat takut," katanya.
Philips pun segera membawa Gracie ke rumah sakit karena mengira anak tersebut sedang sekarat. Setelah mendapat pertolongan medis, kondisi Gracie perlahan pulih dan membaik.
Baca Juga: Gugun Gondrong Sembuh dari Tumor Otak, Tak Alami Kejang-kejang Lagi
Gracie mengaku mendengar kepanikan orang di sekitarnya ketika kejang-kejang dan pingsan, tetapi ia tidak bisa memberikan respons apapun.
Menurut pemeriksaan dokter, Gracie menderita sinkop penataan rambut, yakni kejang-kejang seperti epilepsi ketika rambut mereka ditata yang termasuk jenis penyakit langka.
Karena penyakit itu, Gracie dan orang di sekitarnya harus sangat berhati-hati ketika menata rambutnya.
Bahkan dokter menyarankan Gracie untuk duduk istirahat ketika sudah merasa mual dan lemas saat rambutnya ditata.
Dr Alison Tothy, seorang profesor di University of Chicago mengatakan kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh rasa sakit akibat tarikan yang merangsang kulit kepala dan tubuh terasa seperti akan pingsan.
Sebuah penelitian di University of Nevada menemukan banyak anak perempuan yang lebih rentan dengan kondisi ini karena lebih sensitif ketika rambutnya disisir atau diikat.
Berita Terkait
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Usai Pingsan Saat Upacara Duka, Kondisi Menteri Trenggono Berangsur Pulih
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru