Suara.com - Kembar siam merupakan kondisi ketika sepasang bayi kembar lahir dengan tubuh terhubung.
Beberapa bayi yang lahir dengan kondisi ini memiliki sedikit jaringan, meskipun mereka mungkin memunyai semua organ serta struktur lain yang mereka butuhkan.
Berdasarkan Standfordchildrens.org, ada dua teori tentang perkembangan kembar siam ketika di dalam rahim.
Pertama, sel telur tunggal yang dibuahi tidak sepenuhnya membelah selama proses pembentukan kembar identik.
Teori kedua adalah adanya perpaduan dua telur yang dibuahi yang terjadi lebih awal saat perkembangan.
Sedangkan menurut Seattlechildrens.org, kembar siam dimulai dari sel telur tunggal yang terbelah dua untuk membentuk kembar identik terpisah. Biasanya ini terjadi sekitar dua minggu setelah sel telur dibuahi.
Nah, penyebab menjadi kembar siam adalah antara telur terlambat membelah dan tidak membelah lagi atau telur telah membelah namun bergabung kembali.
Meski penyebab kembar siam belum dikaitkan dengan faktor lingkungan atau genetik, kasus kelahiran ini jarang terjadi sehingga belum ada penyebab yang pasti.
Mayoritas kembar siam akan meninggal di dalam rahim, dan sekitar setengah yang dilahirkan dan dalam keadaan hidup tidak dapat bertahan lebih dari 24 jam.
Baca Juga: Berhasil Dipisahkan, Begini Kondisi Bayi Kembar Siam Aqila-Azila
Dari laporan Seattle Childrens, sekitar 40% dari kembar siam tidak hidup ketika mereka dilahirkan dan sekitar 35% meninggal dalam sehari setelah mereka lahir karena organ mereka tidak dapat mendukung mereka.
Namun, atas kemajuan hasil studi pencitraan, teknik bedah dan anestesi sekarang ini daripada dahulu, tidak sedikit kembar siam yang dapat bertahan hidup lebih lama.
Berita Terkait
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Pengakuan Ayu Aulia Dihamili Pejabat Seret Nama Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance