Suara.com - Ada 805 Kasus Penyakit Paru-Paru Terkait Vape per 27 September 2019
Epidemi penyakit paru-paru yang parah terkait kebiasaan mengisap vape atau rokok elektrik meningkat, kata pejabat federal AS. Mereka masih berusaha menemukan penyebab dari epidemi ini.
Mengutip VOAIndonesia, Jumat (27/9/2019), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan tercatat sampai hari Kamis 26 September 2019, ada 805 kasus yang dikonfirmasi atau dicurigai sebagai penyakit paru-paru terkait vape atau rokok elektrik di 46 negara bagian dan Virgin Islands. Jumlah itu naik sebanyak lebih dari 200 kasus minggu lalu, dan sudah tercatat ada dua belas kematian dilaporkan.
Banyak korban penyakit paru-paru mengatakan, mereka menggunakan produk vape yang mengandung THC, sebuah unsur dalam marijuana yang menyebabkan efek mabuk. Tetapi korban lainnya mengatakan mereka hanya mengisap nikotin.
CDC mendesak masyarakat agar menghentikan kebiasaan mengisap vape atau rokok elektrik, tetapi beberapa negara bagian sedang menunggu pihak pemerintah federal untuk mengambil langkah yang lebih tegas.
Massachussetts pada minggu ini menjadi negara bagian pertama yang melarang semua penjualan vape atau rokok elektrik baik secara online maupun eceran.
Larangan itu berlaku sementara selama empat bulan. Negara bagian lain telah menghentikan penjualan produk vape yang diberi perisa buah atau permen untuk menggaet perokok muda.
Produsen vape atau rokok eletrik terbesar di AS, JUUL, mengumumkan akan menghentikan pengiklanan produk ini.
Baca Juga: Setelah Amerika, Kini India Buat Undang-Undang Larang Produk Vape
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?