Suara.com - Sejumlah negara akan mulai melonggarkan karantina. Begitu juga dengan Indonesia yang berwacana untuk melonggarkan PSBB. Meski demikian, ancaman Covid-19 masih tetap ada, sehingga kita masih tetap harus waspada, terutama di tempat-tempat umum.
Dilansir dari Medical Daily, meski benar bahwa beberapa negara telah berhasil melandaikan kurva kasus positif Covid-19, kenyataannya adalah bukan berarti pandemi telah berakhir. Apalagi, tanpa vaksin yang belum bisa diproduksi dalam waktu dekat, maka kecil kemungkinannya pandemi Covid-19 akan segera berakhir.
Menurut Dr. Erin Bromage, pakar imunologi evolusi, ini justru bisa meningkatkan risiko menggandakan jumlah kematian Covid-19. “Saya mengerti alasan untuk membuka kembali ekonomi, tetapi jika tidak menyelesaikan masalah biologi, maka ekonomi tidak akan pulih,” lanjutnya.
Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada, terutama di tempat-tempat tertentu yang masih berisiko tinggi menjadi penyebaran virus corona. Mana saja?
1. Restoran dan kafe
Banyaknya jumlah orang, ditambah ventilasi aliran udara di ruang tertutup yang tak begitu baik, serta peralatan dan perabotan yang digunakan bergantian, membuat restoran dan kafe memiliki kemungkinan tinggi untuk menjadi pusat penyebaran virus corona. Jadi, tetap yang terbaik adalah memesan makanan di restoran, dan membawanya pulang ke rumah.
2. Perkantoran
Kantor juga merupakan tempat yang berisiko tinggi menjadi pusat penyebaran virus corona. Terlebih jika gedung perkantoran memiliki banyak area yang digunakan bersama, seperti lift, toilet, pegangan pitu, tombol lift, dan bahkan dispenser air. Pastikan Anda selalu mencuci tangan setiap kali habis menggunakan fasilitas publik di kantor.
3. Gym
Baca Juga: WHO Janji Lakukan Evaluasi Independen Penanganan Wabah Covid-19
Berolahraga di dalam ruangan dengan sekumpulan orang tentu meningkatkan risiko penyebaran virus corona. Ditambah dengan banyak orang yang menggunakan peralatan olahraga secara bergantian. Bukan tak mungkin, jika setelahnya kita lupa memegang wajah tanpa mencuci tangan lebih dulu. Duh, bagaimana kalau olahraganya di rumah aja dulu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit