Suara.com - Mendongeng bukan sekadar aktivitas menghabiskan waktu antara anak dan orangtua. Menurut sejumlah pakar, mendongeng memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak.
Untuk mengetahui apa manfaat mendongeng, simak rangkumannya seperti dikumpulkan oleh Suara.com berikut ini, Kamis (6/8/2020).
1. Mengembangkan emosi positif
Irma Rosalinda., M.Si., Psikolog dongeng dianggap efektif untuk membentuk perkembangan emosional anak karena dongeng itu imanjinatif, kreatif, menarik, menghibur, ringan dan tanpa terikat aturan sehingga anak tidak merasa terbebani saat mendengarkan atau menerima nilai yang disampaikan didalam dongeng. Selain itu dongeng merupakan salah satu metode bermain bagi anak, sehingga akan lebih mudah diterima oleh anak.
Saat anak pertama kali diberikan dongeng, maka cerita tersebut akan ditangkap oleh panca indera anak dan diolah secara kognitif, cerita atau kisah dongeng tersebut akan masuk ke dalam memori jangka pendek anak (short term memory).
Ketika anak sering diberikan dongeng maka nilai dari dongeng tersebut akan masuk ke dalam memori jangka panjang anak (long term memory) dan akan terinternalisasi menjadi konsep diri dan masuk ke hati nurani nya.
2. Cegah anak kecanduan gadget
"Bisa nggak sih dongeng ngalahin gadget? Bisa. Ada juga, dongeng bisa nggak ngalahin gadget? enggak. Kuncinya di mana penyampaiannya, di story tellernya karena isi dongeng menarik, cara menyampaikannya menarik, saya sangat yakin dongeng akan kalahkan gadget," ujar pendongeng Kak Reni beberapa waktu lalu di Jakarta, ditulis Selasa (15/10/2019).
Baca Juga: Malam Hari Adalah Waktu Terbaik Mendongeng, Ini Alasannya
Nah, seringnya yang jadi masalah kebanyakan orang tua tidak percaya diri dan tidak yakin dengan dongeng yang disampaikannya. Jadi kalau orang tua sangat ingin menghilangkan kecanduan gadget pada anak, coba deh berusaha keras kuasai teknik dongeng.
"Tapi kalau dalam penyampaikannya orang tua sudah tidak yakin, anak akan merasa dongeng hanya angin lalu. Hanya sesuatu yang nggak menarik dan kembali lagi ke gadget. Jadi kuncinya, bagaimana menyentuh hati anak-anak melalui dongeng," jelasnya.
3. Latih stimulasi anak
Menurut psikolog klinis, dra. Ratih Ibrahim, M.M., mendongeng dapat mengembangkan daya imajinasi anak dan sebagai ekpresi emosinya.
"Mendongeng adalah sebuah proses stimulasi yang menyenangkan bagi si kecil, dan bermanfaat untuk mengembangkan daya imajinasi, kemampuan bahasa dan ekspresi emosi secara lebih baik," kata Ratih dalam acara peluncuran seri 'Dongeng Aku Dan Kau untuk Anak Unggul Indonesia' di Jakarta beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Pojok Literasi di Muara: Bukti Nyata Dongeng Bentuk Generasi Penerus yang Cerdas dan Berkarakter
-
Membaca Nyaring: Cara Sederhana Membangun Bonding Kuat dengan Anak
-
Kurikulum Merdeka Ajak Orangtua Lebih Dekat dengan Anak
-
Ulasan Buku 'Mari Mendongeng': Panduan Belajar Mendongeng
-
Mendongeng Bersama 1001 Anak di Stasiun Kereta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar