Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah mendorong dinding arteri secara konsisten terlalu tinggi. Lalu, tekanan ini secara bertahap menyebabkan arteri mengeras dan menyempit.
Sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada akhirnya, kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung.
Biasanya, tes tekanan darah tinggi bisa dilakukan di sejumlah tempat, seperti klinik, apotek atau rumah sakit. Tapi, Anda juga bisa melakukannya di rumah.
Menurut NHS, kecemasan ketika melakukan tes tekanan darah di klinik, rumah sakit atau apotek bisa memengaruhi hasilnya. Sehingga tes tekanan darah di rumah pilihan yang baik dan memudahkan Anda memantau kondisi pribadi dalam jangka Panjang.
Tapi, Anda harus berhati-hati memilih monitor untuk mendeteksi tekanan darah tinggi. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. The British Heart Foundation merekomendasikan lima langkah berikut:
1. Konsultasi dokter
Jika dokter meminta Anda untuk mengukur tekanan darah di rumah atau memakai monitor tekanan darah untuk mendiagnosis hipertensi, mereka akan menyediakan alat monitor untuk dipinjamkan dalam jangka waktu tertentu.
2. Pilih monitor tekanan darah dengan manset di lengan
Jika Anda harus membeli monitor untuk deteksi tekanan darah tinggi di rumah, pilihakan alat ukur tekanan darah di lengan atas, bukan pergelangan tangan atau jari.
Baca Juga: Efek Samping Lain Vaksin AstraZeneca, Waspadai Kemerahan di Area Suntikan!
3. Pastikan ukuran manset di lengan tepat
Pastikan ukuran manset di bagian lengan tepat untuk mengukur tekanan darah. Manset ini harus melingkari bagian lengan Anda dengan sempurna. Karena, ukuran manset yang lebih besar atau kecil akan mempengaruhi hasil.
Menurut Nutrisi Tekanan Darah, Anda bisa mendapatkan hasil tekanan darah sistolik tanpa manset tekanan darah. Seseorang hanya perlu menemukan denyut nadi mereka di sepanjang lengan kiri.
Anda juga bisa mencari denyut radial yang berada di bawah ibu jari dan di atas pergelangan tangan. Jika Anda bisa merasakan denyut nadi tanpa kesulitan, tekanan darah sistolik Anda setidaknya 80mmHg.
Namun dilansir dari Express, pembacaan tekanan darah sangat bergantung pada jenis kelamin, usia, berat badan dan kondisi medis mereka.
Ada pula aplikasi yang bisa melacak hasil tekanan darah mereka, yang bisa membantu mengidentifikasi pola tekanan darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya