Suara.com - Seorang gadis 13 tahun dari Idaho, AS, bernama Reese Langer, meninggal akibat mengalai reaksi alergi parah setelah tidak sengaja memakan hidangan penutup yang mengandung alergen.
Reese didiagnosis alergi kacang pada usia muda sehingga membuatnya berhati-hati pada apa yang dikonsumsinya dalam di kesehariannya.
Namun pada 16 Mei lalu, ketika ia memakan hidangan penutup yang dikiranya aman, ternyata mengandung alergen. Dia meninggal empat hari kemudian, lapor Health.
Atas kejadian ini, keluarga Reese pun menggalang dana untuk membeli EpiPens kepada penderita alergi yang membutuhkan.
Mereka juga membuat sebuah website yang berisi pengetahuan tentang alergi, sebagai bentuk menyebarkan kesadaran tentang alergi.
EpiPen merupakan injektor berisi obat epinefrin yang umumnya digunakan dalam keadaan darurat untuk mengobati reaksi alergi serius atau anafilaksis.
Ini adalah pengobatan pertama dan paling penting. Meski paling umum diguakan untuk alergi makanan atau sengatan lebah, epinefrin dapat digunakan untuk reaksi alergi apa pun.
Epinefrin bertindak cepat mengatasi peningkatan pernapasan dan peningkatan tekanan darah, merangsang jantung, menyembuhkan gatal-gatal, dan mengurangi pembengkakan pada wajah, bibir, serta tenggorokan.
Berdasarkan WebMD, efek obat ini cepat tetapi tidak tahan lama.
Baca Juga: Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Alami 14 Reaksi Anafilaksis dan Meninggal
Jadi, setelah menyuntikkan epinefrin, pasien perlu mendapatkan bantuan medis segera. Tenaga medis juga perlu tahu bahwa pasien sudah diberi obat tersebut.
Untuk menyuntikkan obat ini lebih baik hindari bagian tangan, kaki, bokong, atau area tubuh selain paha. Jika terjadi, beri tahu tenaga kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD