Suara.com - Alergi umumnya merupakan kondisi yang ditularkan oleh orangtua ke anak. Tapi alergi juga bisa terjadi karena adanya alergen atau pemicu alergi seperti udara yang kotor atau tungau debu yang hidup di sekitar rumah.
Bagi orang dewasa, alergi bisa dihindari dan diatasi lebih mudah. Itu terjadi karena orang dewasa memiliki kemampuan filtrasi yang lebih baik. Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit anak alergi?
Menurut Dokter Spesialis Anak dr. Fakhri Widyanto, cara mengatasi penyakit alergi pada anak yang palin mudah adalah dengan meminimalisir konsumsi minuman es, makanan yang mengandung MSG, dan minuman manis lainnya.
"Ini harus dihindari jika anak sensitif alergi dari bahan makanan dan minuman tersebut," ungkapnya pada acara Atasi Alergi Pada Anak, Rabu (7/7/2021).
Selanjutnya, cara untuk menghindari penyakit alergi adalah dengan tidak memelihara hewan berbulu atau unggas di dalam rumah.
Jika pun punya hewan peliharaan, jangan biarkan hewan peliharaan masuk ke dalam kamar tidur dan pastikan kamar anak selalu tertutup rapat.
Cara lain dalam menghindari alergi pada anak, yakni cegah anak beraktivitas di luar secara berlebihan.
“Aktivitas yang berlebihan bisa menimbulkan reaksi alergi pada anak, apalagi jika punya asma kalau tubuh terlalu capek,” ungkapnya lebih lanjut.
Sementara itu, dr. Fakhri Widyanto membagikan tips untuk menghindari anak dari penyakit alergi.
Baca Juga: Waspadai Bintik-Bintik Putih pada Kuku, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius
Pertama, hindari menggunakan karpet atau furnitur yang dilapisi kain. Sebab anak bisa terpapar alergi jika karpet tersebut mengandung atau memerangkap bulu binatang peliharaan.
Kedua, jika ada tungau debu di atas kasur, sebaiknya simpan kasur dengan pelindung bebas debu. Juga pastikan selalu cuci seprai, selimut, bantal dan juga guling dengan detergen.
Ketiga, jagalah mainan di luar kamar, dan cuci mainan setiap minggu dengan air panas atau air dingin dengan detergen dan pemutih.
“Jika ada anggota keluarga yang merokok, ajak untuk berhenti merokok dan jangan merokok di dalam rumah atau di dalam mobil,” tambah dr. Fakhri Widyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata