Suara.com - Varian virus corona Covid-19 dengan jumlah mutasi yang cukup banyak dan bisa lolos dari vaksin Covid-19 telah teridentifikasi di 3 negara berbeda, meskipun jumlah kasus infeksinya masih sangat kecil.
Varian virus corona Covid-19 yang dikenal sebagai B.1.1.529, yakni cabang dari varian virus corona lama yang disebut B.1.1. Varian virus corona ini memiliki 32 mutasi spike yang ditemukan di Afrika Selatan, Botswana dan Hong Kong.
Sejauh ini, hanya 10 kasus varian virus corona Covid-19 tersebut yang telah ditemukan melalui sekuensing genomik. Tapi, para ilmuwan mengatakan mungkin ada lebih banyak kasus yang belum teridentifikasi.
Mutasi dari varian virus corona ini tergolong mengkhawatirkan, karena kemungkinan berpotensi menghindari atau menipu antibodi yang bisa melawan virus corona Covid-19.
Ahli virologi telah mengidentifikasi varian virus corona Covid-19 baru ini sepanjang waktu, tetapi biasanya tidak menyebar di luar segelintir kasus.
Jika varian virus corona Covid-19 ini memiliki kapasitas untuk menghindari vaksin Covid-19, para ahli berpendapat penularan varian virus corona ini tidak akan lebih tinggi daripada varian virus yang dominan dan lebih cepat mati.
Meskipun kasusnya sedikit dilansir dari I News, kasus varian virus corona Covid-19 baru ini di Hong Kong dan Afrika Selatan akan memicu kekhawatiran yang lebih banyak infeksi.
Pejabat dan ilmuwan di Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) sedang memantau dan menyelidiki varian virus corona Covid-19 tersebut.
Kasus varian virus corona Covid-19 ini di Hong Kong menimpa seorang pria usia 36 tahun yang melakukan perjalanan ke Afrika Selatan pada 23 Oktober dan kembali pada 11 November.
Baca Juga: Penyebabnya Tak Jelas, Ini 16 Gejala Long Covid-19 yang Harus Diwaspadai!
Awalnya, hasil tes pria itu negatiaf virus corona ketika datang kembali di Hong Kong. Kemudian, hasil tesnya menjadi positif virus corona ketika berada di hotel karantina.
Di Afrika Selatan, jumlah kasus covid yang dikonfirmasi telah meningkat dari 312 menjadi 860. Meskipun para ilmuwan percaya Terlalu dini untuk menyimpulkan hubungan dengan varian super virus corona Covid-19 baru.
Varian virus corona baru ini diidentifikasi beberapa hari lalu oleh Tom Peacock, seorang ahli virologi di Imperial College London. Karena varian virus corona ini memiliki 32 mutasi, sehingga jumlah mutasi lonjakannya tergolong sangat tinggi.
Mutasi lonjakan inilah yang bisa membuat varian virus corona ini beradaptasi dan melakukan hal-hal yang berbeda, seperti lebih mudah menular, lolos dari vaksin Covid-19 dan mematikan.
Karena protein lonjakan yang mengerikan itu, ahli menduga varian virus corona ini akan lebih buruk secara antigenik. Varian yang bermutasi menjadi antigenik lebih mampu menghindari antibodi yang terbentuk melalui kekebalan, baik dari vaksin atau infeksi sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal