Suara.com - Sepasang suami istri di China mendonorkan masing-masing satu ginjal mereka untuk menyelamatkan nyawa kedua putrinya yang menderita gagal ginjal.
Kedua putrinya, yang kembar, berusia 18 tahun. Kondisi mereka membaik setelah menjalani transplantasi ginjal di Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan, Hubei, pada April serta Juni lalu.
Media Asia One melaporkan bahwa kedua anak kembar Hu dan Liu didiagnosis menderita uremia pada Juli tahun lalu, yang disebabkan oleh mutasi genetik.
Uremia merupakan kondisi ketika kadar urea dalam tubuh sangat tinggi, sehingga menjadi racun bagi tubuh. Itu disebabkan oleh ginjal yang tidak bisa menyaring limbah dengan baik.
Alih-alih dibuang melalui urin, limbah yang tidak tersaring justru masuk ke aliran darah. Seiring waktu, ini akan mengancam nyawa.
Gejala yang dialami kedua gadis tersebut termasuk pusing dan kelemahan di waktu yang hampir bersamaan.
Orang tua mereka pun memutuskan untuk mencari pendonor ginjal setelah kedua putrinya menjalani prosedur dialisis peritoneal (proses mengeluarkan limbah dari tubuh) selama tiga bulan.
Namun sayangnya, mereka tak kunjung mendapatkannya. Hingga akhirnya sang ibu yang berusia awal 40-an memutuskan untuk menyumbangkan ginjalnya kepada putri sulung, Xiaoru, yang lebih kritis.
Tranplantasi berhasil dilakukan pada April lalu.
Baca Juga: Seorang Jemaah Haji Asal Pidie Jaya Meninggal Akibat Gagal Ginjal
"Saya hanya ingin anak perempuanku sehat, dan hidup normal," kata Hu.
Dua bulan kemudian saat kondisi adiknya, Xiaoyi, memburuk, sang ayah membuat keputusan yang sama.
"Kami awalnya berpikir karena saya adalah pencari nafkah, kami akan kehilangan sumber pendapatan jika saya yang mendonor. Tetapi ketika melihat anak gadisku menderita, mengeluh sakit, saya sangat sedih dan memutuskan untuk menyumbangkan ginjal kepadanya juga," imbuh Liu.
Dokter Zhou Jiangqiao yang menangani kedua gadis tersebut mengatakan ginjal Hu dan Liu sehat dan memiliki kualitas yang baik.
Kini, Xiaoyi masih dalam masa pemulihan di rumah sakit dan kondisi Xiaoru membaik karena ginjal barunya berfungsi secara normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW