Suara.com - Bio Farma menjadi perusahaan produsen vaksin di Indonesia dan merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Profil Bio Farma akan dibahas dalam ulasan artikel berikut ini.
Bio Farma merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai macam vaksin, antisera, dan produk-produk biologi lainnya. Bio Farma selama ini fokus terhadap penelitian, pengembangan, produksi, dan pemasaran berbagai produk biologi serta produk farmasi secara nasional dan global.
Selain itu, Bio Farma juga berperan aktif dalam mengembangkan riset dan teknologi vaksin. Bahkan perusahaan farmasi Indonesia ini juga melakukan penelitian vaksin baru yang berkualitas serta terjangkau.
Sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bio Farma sudah menerapkan sejumlah sistem terintegrasi, mulai dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawaan Obat dan makanan (BPOM), serta current Good Manufacturing Practices (cGMP) oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Sejarah Bio Farma
Sejak awal berdiri, Bio Farma telah mengalami beberapa kali perubahan nama dan badan hukum hingga tahun 1997. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 1997, perusahaan yang memproduksi obat-obatan ini berubah menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) yang sahamnya sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dengan nama PT Bio Farma (Persero).
PT Bio Farma berdiri pada 6 Agsutus 2006 dengan nama “Parc Vaccinogene”. Bio Farma berdiri berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda Nomor 14 tahun 1890 di Rumah Sakit Militer Weltevreden, Batavia, yang saat ini sudah beralih fungsi menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto(RSPAD Gatot Soebroto), Jakarta.
Kemudian pada tahun 1895-1901, Perusahaan mengalami pergantian nama menjadi “ParcVaccinogene enInstituut Pasteur.” lalu pada tahun 1942-1945 saat era penjajahan Jepang, Bio Farma kembali berubah nama menjadi “Bandung Boeki Kenkyushoo” dipimpin oleh Kikuo Kurauch.
Pada tahun 1978-1996, sesuai Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 1978, perusahaan kembali mengubah nama menjadi Perusahaan Umum Bio Farma atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Perum Bio Farma.
Baca Juga: 10 Peneliti Negara OKI Diberi Pelatihan Bio Farma dan Unpad soal Vaksin
Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 1997-2011 Bio Farma sukses memperoleh PraKualifikasi dari WHO, untuk 12 jenis vaksin sehingga dapat memasuki pasar ekspor. Menurut Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1997, nama perusahaan kembali mengalami perubahan dari Perum Bio Farma jadi Perusahaan Perseroan (Persero) atau yang dikenal pula dengan nama PT Bio Farma (Persero) sampai dengan saat ini.
Produk Bio Farma
Setiap produk yang diproduksi oleh Bio Farma, tentu telah melalui tahapan penelitian. Bahkan penelitiannya dilakukan oleh para ilmuwan berpengalaman, untuk memastikan kualitas, keamanan, khasiatnya, sesuai GMP yang telah ditetapkan oleh regulator sejak dilakukannya proses penelitian, produksi sampai distribusi produk.
Sudah banyak produk yang dibuat Bio Farma, di antaranya:
1. Bio Liv Gamma
2. BioSaliva
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan