Keunikan vaksin BCG terletak pada sifat proteksinya yang berbeda menurut kelompok usia. Vaksin ini menunjukkan efektivitas terbaik dalam melindungi anak-anak, sementara perlindungan terhadap TBC paru pada orang dewasa relatif lebih terbatas. Masa perlindungan yang diberikan diperkirakan bertahan selama 10 hingga 15 tahun, yang menjelaskan mengapa vaksinasi ulang biasanya tidak dianjurkan.
Dalam konteks global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian BCG di negara-negara dengan beban TBC tinggi, termasuk Indonesia. Rekomendasi ini didasarkan pada bukti bahwa vaksinasi BCG dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat TBC pada anak secara signifikan. Namun penting untuk dipahami bahwa vaksin ini bukanlah solusi tunggal, melainkan bagian dari strategi komprehensif pengendalian TBC yang mencakup juga deteksi dini dan pengobatan yang tepat.
Perkembangan terbaru dalam penelitian vaksin TBC menunjukkan bahwa BCG mungkin memiliki manfaat tambahan yang belum sepenuhnya terungkap. Beberapa studi menemukan bahwa vaksin ini dapat memberikan perlindungan silang terhadap beberapa penyakit infeksi lainnya, meskipun temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Fenomena ini dikenal sebagai "efek heterolog" dan menjadi bidang penelitian yang menarik dalam imunologi modern.
Berita Terkait
-
Masih Eksis! 4 Bakmi Halal Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba
-
Indonesia Berpotensi Besar Jadi Pusat Industri Halal Dunia
-
Dari Pedas Menggigit hingga Manis Menggoda, Ini 5 Kuliner Halal PIK untuk Berbuka
-
Tren Belanja Halal di Era Digital: Memastikan Kehalalan Ayam dan Daging dari Bahan Baku hingga Pengiriman
-
Peran Sertifikasi Halal dalam Industri Kecantikan dan Kesehatan, Tingkatkan Kepercayaan Konsumen
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak