Indotnesia - Kata ‘Samehadaku’ pada Selasa (14/3/2023) sedang menjadi trending Twitter dengan lebih dari 2.000 cuitan warganet.
Diketahui, kata tersebut merujuk pada situs ilegal untuk streaming anime yang dapat diputar menggunakan subtitle bahasa Indonesia.
Kata tersebut lantas menjadi trending setelah kabar meninggalnya sang pendiri sekaligus situs pemilik Samehadaku ramai jadi perbincangan.
Kabar duka tersebut mengejutkan sejumlah penggemar anime dan manga Tanah Air yang seringkali memanfaatkan situs Samehadaku.
Pasalnya, situs tersebut cukup berjasa dalam mengenalkan anime dan manga di Indonesia meskipun dengan cara yang ilegal.
Nah, untuk kamu yang belum mengenal tentang Smaehadaku, simak penjelasannya di bawah ini.
Samehadaku adalah situs website yang mulai beroperasi sejak tahun 2011 dan awalnya hanya memberikan layanan berisi artikel dan berita tentang anime dan manga.
Seiring berjalannya waktu, layanan Samehadaku berkembang menjadi situs streaming dan unduhan video anime dan manga dengan subtitle bahasa Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Silicon Valley Bank yang Menjadi Andalan Startup Dunia
Bagi para penggemar di Indonesia, Samehadaku menjadi salah satu situs streaming konten anime dan manga yang populer karena memiliki kualitas video yang baik meski merupakan situs ilegal.
Karena merupakan situs ilegal, Samehadaku seringkali dihadapkan pada pemblokiran oleh pihak berwenang karena pelanggaran hak cipta dalam menyajikan konten tanpa perizinan.
Situs Nonton Anime Selain Samehadaku
Setelah kabar pendiri dan pemilik Samehadaku meninggal dunia, para penggemar mempertanyakan apakah situs tersebut masih akan berlanjut atau ditutup.
Meski begitu, kamu masih bisa menonton anime dengan subtitle bahasa Indonesia lewat situs lainnya di bawah ini:
1. Mangaku
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Kamar Kos di Medan Disulap Jadi Gudang Vape Narkoba Jaringan Internasional
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang