Suara.com - Qunut dalam Salat Tarawih merupakan amalan yang dipertanyakan oleh banyak umat Islam setiap menjelang bulan Ramadan.
Apakah qunut dibaca dalam Tarawih? Jika iya, kapan mulai dibaca, bagaimana tata caranya, dan apakah itu wajib atau sunah?
Qunut adalah doa khusus yang dibaca dalam salat dengan posisi berdiri setelah rukuk terakhir.
Kata qunut sendiri berarti "ketaatan" atau "tolok ukur taat kepada Allah", dan doa ini dibaca dalam beberapa salat seperti salat Witir, dan bagi sebagian ulama juga dianjurkan dalam Salat Tarawih.
Qunut Tarawih pada dasarnya bukan rukun salat yang wajib, artinya, meninggalkannya tidak membatalkan salat.
Namun, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum dan waktu membaca qunut dalam Tarawih di bulan Ramadan.
Sebagian ulama Hanafi dan Syafi’i menyatakan bahwa membaca qunut dalam salat Witir adalah sunah, terutama pada separuh terakhir Ramadan.
Lantas untuk Ramadan 2026, kapan mulai membaca doa qunut saat Tarawih? Simak penjelasan berikut ini.
Kapan Mulai Qunut Tarawih 2026?
Doa qunut witir dalam pelaksanaan Tarawih Ramadan biasanya dilakukan pada bagian akhir bulan suci, ketika salat witir dikerjakan setelah Tarawih.
Baca Juga: Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
Praktik ini terutama diikuti oleh umat yang menganut tradisi Mazhab Syafi’i, termasuk kalangan Nahdlatul Ulama yang menetapkan bacaannya pada waktu tertentu.
Berdasarkan penetapan awal Ramadan 1447 H/2026 M di Indonesia, 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026, sehingga separuh kedua bulan puasa dimulai sekitar 5 Maret 2026.
Dengan demikian, doa qunut witir mulai dibaca pada malam ke-16 Ramadan, yaitu Kamis malam, 5 Maret 2026, setelah salat Isya dan tarawih.
Amalan membaca qunut ini umumnya dilanjutkan hingga malam terakhir Ramadan, yang kemungkinan jatuh pada 19 atau 20 Maret 2026 tergantung pada jumlah hari dalam bulan puasa.
Doa ini dibacakan saat iktidal, yakni setelah bangkit dari rukuk pada rakaat terakhir salat witir.
Secara fiqh, qunut witir termasuk sunah yang dianjurkan dalam separuh akhir bulan Ramadan sebagai bentuk permohonan petunjuk, ampunan, dan keberkahan menjelang malam-malam penuh keutamaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan