KH Taufik Damas, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta paparkan kondisi terkini putra Jonathan Latumahina yang jadi sasaran aniaya brutal Mario Dandy Satriyo.
Kyai Haji Taufik Damas, Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta atau PWNU Jakarta adalah salah satu pihak yang terus memantau kondisi Cristalino David Ozora Latumahina atau David Latumahina. Lajang usia 17 tahun yang menjadi korban penganiayaan brutal Mario Dandy Satriyo, putra mantan ASN Ditjen Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo.
Pascakejadian keji pada Senin (20/3/2023) itu, David Latumahina berada dalam kondisi koma, dibawa ayah teman dekatnya ke rumah sakit di bilangan Permata Hijau, Jakarta Barat, dan selanjutnya dirawat di salah satu ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan.
Dikutip dari tayangan YouTube TV One yang disiarkan perdana dua hari silam, keprihatinan Kyai Haji Taufik Damas bukan saja sebagai bentuk kepedulian sebagai seseorang dari organisasi religi yang terhubung langsung dengan Jonathan Latumahina, pengurus GP Ansor, bapak dari David Latumahina.
"Ayah David adalah sahabat saya. Dan anak itu adalah sahabat anak saya di pesantren," tutur Kyai Haji Taufik Damas, sembari menuturkan bahwa pihaknya menggelar acara doa bersama bagi kesembuhan David Latumahina.
"Saat ini, ia sudah bisa bergerak, sudah bisa merespon ucapan orang di depannya," kata Kyai Haji Taufik Damas tentang perkembangan David Latumahina yang mengalami cedera serius utamanya di bagian kepala.
"Jadi per hari ini ada perkembangan positif dari David. Mudah-mudahan bisa terus membaik, karena banyak orang mengkhawatirkan keadaan David sekarang," lanjutnya.
Kyai Haji Taufik Damas menambahkan, video penganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy Satriyo atas David Latumahina sudah tersebar luas di jagad maya.
"Kalau kita mengharapkan orangtuanya tidak melihat video itu ya tidak mungkin, karena menyebar begitu, masih ada di media sosial. Bisa dibayangkan betapa hancur hati orangtuanya, anaknya diperlakukan sedemikian keji. Itu sebabnya mengapa Jonathan banyak menunduk, karena hatinya hancur," tukasnya.
Sementara itu, kabar perkembangan David Latumahina terkini juga diupdate oleh Rustam Hatala, salah satu pamannya.
Dikutip dari laman News Suara.com, putra pertama dari dua bersaudara Jonathan Latumahina itu menunjukkan adanya respons pendengaran, juga ada peningkatan kesadaran. Yaitu dengan adanya pergerakan tangan.
Rustam Hatala menambahkan bahwa keponakannya sudah tidak lagi menggunakan ventilator. Tim medis sudah melakukan tindakan khusus yang mampu mempercepat suplai oksigen menuju otak David Latumahina.
Untuk itu, pihak keluarga memberikan apresiasi kinerja tim dokter yang bekerja dengan cepat dan sangat baik.
"Orangtua David mulai tenang beberapa hari ini, sudah mulai bisa diajak bercanda," jelas Rustam Hatala.
Tag
Berita Terkait
-
Setop Gunakan Istilah Anak dalam Kasus Penganiayaan Brutal oleh Mario Dandy Satriyo, Ia Pelaku Berusia Dewasa Meski Pamerkan Harta Orangtua
-
Bak Showroom Mobil Mevvah, Begini Penampakan Garasi Diduga Milik Ayah Mario Dandy Satriyo Mantan Pejabat Elite
-
Nong Darol Mahmada Besuk ke Ruang ICU, Jonathan Latumahina Sampaikan Tidak Mau Menerima Bantuan dari Ayah Penganiaya Putranya
-
Potret Menyentuh, Jonathan Latumahina Menyambut Tangan Menkeu Sri Mulyani saat Besuk Korban Penganiayaan Anak Ditjen Pajak
-
Jonathan Latumahina di Mata Arie Kriting: Om Jo Itu Paling Baek Oww!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Harga Sawit Riau Naik untuk Periode 20-26 Mei 2026, Cek Daftar Lengkapnya
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah? Intip Kurs Terbaru yang Bikin Liburan ke Malaysia Makin Mahal
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
In This Economy, Apakah Nongkrong di Kafe Estetik Masih Worth It?
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI