Suara.com - Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan rapat terbatas untuk membahas bencana erupsi Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014).
"Agenda pertemuan hari ini ialah membahas kegiatan tanggap darurat yang mesti kita lakukan menyusul terjadinya letusan Gunung Kelud tadi malam (Kamis, 13/2/2014) sekitar pukul 22.50 WIB," demikian pernyataan Presiden SBY ketika membuka rapat yang berlangsung di kantor Presiden, Jakarta.
Kepala Negara mengatakan telah mendapat laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik beserta Kepala Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) Surono mengenai perkembangan demi perkembangan situasi di lapangan.
"Juga penjelasan mengenai situasi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, terutama penyebaran abu yang mengganggu penerbangan di zona itu," kata Kepala Negara.
Tadi pagi, Presiden SBY juga telah berkomunikasi dengan Kepala BNPB Syamsul Maarif den Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
"Saya juga telah menginstruksikan kepada panglima TNI, dan kapolri untuk segera turun. Meski pun TNI dan Polri juga sudah digelar di daerah pengungsian sejak minggu lalu. Dengan letusan terjadi, meminta untuk ditingkatkan intensitas bantuannya," kata Presiden.
Berita Terkait
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Kasus Suap Proyek Bekasi Melebar, Rumah Ono Surono Digeledah KPK
-
Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah