Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie telah memberi arahan kepada para pengurus dan para pimpinan daerah serta menteri-menteri dari Golkar untuk segera membantu korban dan pengungsi letusan Gunung Kelud.
Partai Golkar, kata Aburizal, juga terus berkoordinasi secara masif dan terukur dengan Menkokesra untuk membantu para korban dan pengungsi letusan Gunung Kelud.
Gunung Kelud meletus pada Kamis (13/2) malam. Mengutip dari data BNPB Kota Kediri, letusan pertama terjadi pada pukul 22.55 WIB. Letusan berikutnya terjadi pada pukul 23.00 WIB dan 23.23 WIB. Letusan besar terjadi pada pukul 23.29 WIB. Lalu pada pukul 23.36 WIB, hujan batu sampai ke Pare, Kediri.
Pada pukul 23.41 WIB, hujan kerikil sampai ke wilayah Wates dan pesantren Kota Kediri. Pada pukul 23.55 WIB hujan kerikil terjadi ke Simpang Lima Gumul (SLG). Pukul 00.05 WIB hujan kerikil terjadi hingga ke Pace, Nganjuk. Pukul 01.10 WIB, 2 truk pengungsi dari Trisulo dan Sugih Waras Kediri diungsikan ke posko Utama Convention Center SLG Kediri.
Sementara itu, anggota Komisi VII DPR Ace Hasan Syadzily mengungkapkan, Partai Golkar menghimbau pemerintah untuk lebih siap mengurus pengungsi letusan Gunung Kelud.
Ace menambahkan, ada sekitar 200 ribu jiwa lebih masyarakat dari 36 desa yang tinggal dalam radius 10 kilometer dari puncak Gunung Kelud yang sampai hari ini masih mengungsi ke tempat-tempat yang sudah disiapkan. Bahkan banyak juga pengungsi yang mengungsi hingga keluar kota.
“Pemerintah segera menetapkan zona berbahaya di seputar erupsi Gunung Kelud dan menjaga agar penduduk tidak memasuki zona tersebut” ujar Ace, dalam siaran pers, Sabtu (15/2/2014).
Abu vulkanik yang menyebar membuat jarak pandang di sejumlah wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimnewa Yogyakarta, pada Jumat (14/2/2014), menjadi terbatas. Penerbangan dari bandara di Jatim dan Jateng pun dibatalkan.
“Jangan sampai kejadian tahun 1586 saat letusan Gunung Kelud menewaskan 10 ribu jiwa itu terjadi lagi,” tegas anggota DPR RI Komisi VIII ini.
Dia mengatakan, pemerintah sudah seharusnya mengambil langkah-langkah taktis dan sistematis dalam menghadapi bencana meletusnya Gunung Kelud ini. Indonesia yang akhir-akhir ini sering dilanda bencana dapat menjadi pelajaran dan tantangan dalam memaksimalkan setiap potensi Negara dalam mengurusi pengungsi letusan Gunung Kelud ini.
Penanggulangan bencana dan atau penanganan pengungsi harus dikelola dan ditangani secara baik melalui upaya terencana, terpadu dan terkordinasi antara pemerintah dan partisipasi masyarakat, dengan memberdayakan semaksimal mungkin sumber daya daerah setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Drama Saham DADA: Dari Terbang 1500 Persen ke ARB Berjamaah, Apa Penyebabnya?
-
Alat Perekam Getaran Gempa di Gunung Kelud Rp1,5 Miliar Dicuri, Malingnya Gak Ngotak!
-
Maling Nekat Gondol Alat Pemantau Gunung Kelud Senilai Rp1,5 Miliar, Papan Peringatan Tak Mempan
-
Dear Investor, Mulai 5 Juni 2023 BEI Akan Terapkan Batasan ARB 15 Persen
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap