Suara.com - Proses investigasi terkait kecelakaan ski yang dialami mantan pembalap, Michael Schumacher, telah resmi dihentikan. Pihak penyidik sekaligus kejaksaan dalam kasus ini berkesimpulan bahwa "tidak ada orang yang bersalah melakukan pelanggaran apa pun".
Sebagaimana diketahui, Schumacher harus terbaring dalam keadaan koma, sejak mengalami kecelakaan dan terbentur kepalanya di sebuah batu, saat bermain ski pada 29 Desember 2013 lalu, di Resort Meribel di kawasan Pegunungan Alpen, Prancis.
Penyelidikan pun kemudian dilakukan, sebelum akhirnya dipastikan bahwa tak ada pihak yang salah dalam kecelakaan itu. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh petugas kejaksaan Albertville, Patrick Quincy, yang mengatakan bahwa "tidak ada orang yang bersalah melakukan pelanggaran apa pun", sekaligus memastikan bahwa penyelidikan resmi ditutup.
"Kecelakaan itu terjadi di luar jalur/lintasan resmi," ungkap pernyataan dari kantor kejaksaan tersebut, beberapa hari lalu. "Tanda penunjuk, rambu, juga informasi yang disediakan terkait bagian lereng itu, sudah sesuai dengan peraturan di Prancis," sambungnya.
Pernyataan resmi itu juga menjelaskan bahwa batu karang yang membuat Schumacher terjungkal saat itu, berjarak lebih dari 10 meter dari batu yang kemudian mengenai kepalanya. Kedua batu juga disebut terletak lebih dari 4 meter di luar jalur lintasan.
Sejauh ini, Schumacher diketahui masih dirawat di sebuah rumah sakit di Grenoble. Akhir bulan lalu, para dokter yang menanganinya mengkonfirmasi bahwa mereka sudah mengurangi dosis bius demi memulai proses penyadaran. Kabar terbaru dari manajemen Schumacher pada 13 Februari menyatakan bahwa dia "masih dalam proses untuk sadar". (Crash.net)
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Karimun Ditemukan
-
Game Lawas tapi Laris, Penjualan Forza Horizon 5 Tembus 5 Juta Kopi di PS5
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan