Seorang WNI yang bekerja di sebuah kapal pesiar dituduh memperkosa seorang penumpang perempuan. Tak hanya itu, pekerja tersebut juga berniat untuk membuang si perempuan ke laut.
Matamata - Ketut Pujayasa (28) pekerja asal Indonesia ditangkap kepolisian Florida, Amerika Serikat Minggu (16/2/2014). Lelaki yang bekerja di kapal pesiar MS Nieuw Amsterdam tersebut dituduh memperkosa seorang perempuan berkewarganegaraan Amerika Serikat hari Jumat (14/2/2014) lalu. Saat itu, kapal pesiar tempat ia bekerja sedang berada di lepas pantai Roatan, Honduras.
Dalam laporan, korban menuturkan bahwa ia diserang dan diperkosa di kamarnya. Ia berhasil kabur dan mencari pertolongan dari penumpang lain saat Ketut mencoba melemparkan dirinya ke laut dari balkon kapal.
Si pelaku, Ketut Pujayasa pun menyerahkan diri saat kapal pesiar tersebut tiba di Port Everglades, Florida. Ia mengaku menyerang korban karena perempuan tersebut menghinanya.
"Pujayasa mengatakan bahwa komentar penumpang dirasa kasar bagi dirinya dan orang tuanya. Ia merasa marah dan kesal sepanjang hari," tulis FBI dalam laporannya, seperti dikutip South Florida Sun Sentinel.
Pelaku menggunakan laptop dan alat pengeriting rambut untuk memukul korban. Akibat aksinya, Ketut dijerat pasal pelecehan seksual dan percobaan pembunuhan. (CBS)
Tag
Berita Terkait
-
Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul
-
Kemlu RI Kawal Kepulangan 32 WNI dari Iran, Ini Jadwal Kedatangannya
-
Setelah 400 Hari Menanti, Tim Geypens Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
KontraS Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ada Upaya Pembungkaman?
-
DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!
-
Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!
-
Respons Aksi KPK, DPR: OTT Itu Penting, Tapi Penyelamatan Uang Negara Jauh Lebih Utama
-
Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran