Matamata - Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor memiliki cara unik mensosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program tersebut disosialisasikan di sela-sela acara pengajian ibu-ibu yang digelar di kantor kelurahan.
Menurut Syafei R, Lurah Kencana, sosialisasi melalui pengajian sangat efektif karena langsung menyentuh kepada masyarakat.
"Sosialisasi ini sebagai upaya kami membantu pemerintah mensukseskan program JKN," ujar Syafei R. di Bogor, Sabtu (1/3/2014).
Selain melalui pengajian ibu-ibu, Kelurahan Kencana juga melakukan sosialisasi di berbagai acara pertemuan yang ada di lingkungan kelurahan.
"Pengajian ini dilakukan setiap sebulan sekali oleh ibu-ibu pengajian," lanjut Syafei.
Mulyani (30) seorang Kader Kelurahan Kencana, mengatakan bahwa masih banyak yang belum paham bagaimana mendaftar program JKN. Karena itu, sosialisasi semacam ini perlu dilakukan agar masyarakat paham secara detil bagaimana mengurus hingga melakukan pembayaran JKN.
Perempuan itu bahkan menjelaskan secara singkat mekanisme pendaftaran dan pembayaran JKN. Dia menjelaskan, iuran yang dibayar oleh peserta JKN untuk pelayanan di ruang perawatan rumah sakit kelas I Rp59.500, kelas II Rp35.500 dan rumah sakit kelas III sebesar Rp25.500.
"Iuran disetorkan melalui Bank yang ditentukan. Untuk pendaftaran menjadi peserta JKN di Kantor BPJS, PT Askes," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bek Jangkung Keturunan Sunda 195 Cm Kasih Puja Puji ke Timnas Indonesia, OTW Naturalisasi?
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Libur Imlek, Ribuan Kendaraan Serbu Puncak
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!