Suara.com - Empat anggota Uni Eropa, yakni Republik Ceska, Hungaria, Polandia dan Slovakia mengutuk agresi militer Rusia ke wilayah Ukraina. Mereka menilai tindakan tersebut sama seperti yang dilakukan Uni Soviet, puluhan tahun lalu. Karena itu, mereka mendesak Uni Eropa untuk bersatu mendukung Ukraina.
"Republik Ceska, Hungaria, Polandia dan Slovakia terkejut untuk menyaksikan intervensi militer Rusia. Kegiatan militer itu mirip dengan tahun 1956, 1968 dan 1981, seperti agresi militer Uni Soviet," demikian pernyataan yang dikeluarkan Perdana Menteri Polandia, Republik Cesna, Slovakia dan Hungaria, yang dikenal sebagai Visegrad Four, Rabu (5/3/2014).
"Negara-negara Visegrad percaya bahwa aksi militer Rusia tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga menciptakan realitas baru yang berbahaya di Eropa," kata empat negara dalam pernyataan bersama yang dirilis di Budapest.
Untuk diketahui, pasukan Soviet menyerbu dan menghancurkan Hungaria dan kemudian Cekoslovakia (Rep Ceska) pada 1956 dan 1968 dalam sebuah agresi militer. Lalu pada 1981 mereka juga menyerang penguasa komunis Polandia dan memberlakukan darurat militer. (Reuters)
Berita Terkait
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta
-
Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran
-
Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui
-
Rudal Ghadr Hantam Kapal Induk AS, Balas Dendam Iran Atas Gugurnya Khamenei Benar-Benar Pecah
-
Dukcapil: Hampir 35 Persen Pendatang ke Jakarta Cari Kerja, Didominasi Usia Produktif
-
Godzilla El Nino Ancam Ketahanan Pangan, Padi dan Jagung Paling Rentan Gagal Panen
-
Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!
-
Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini