Suara.com - Tiga hari pasca hilangnya pesawat maskapai Malaysia Airlines (MAS) dengan kode penerbangan MH370 tujuan Kuala Lumpur-Beijing sejak Sabtu (8/3/2014), muncul sejumlah dugaan konspirasi.
Berbagai media di dunia marak dengan pemberitaan dugaan serangan teroris, bahkan sampai menuding alien jadi biang keladinya. Berikut konspirasi seputar pesawat nahas itu.
1. Serangan teroris
Dugaan ini muncul karena hingga kini otoritas Malaysia dan maskapai belum transparan soal dua penumpang yang ikut dalam penerbangan dengan menggunakan paspor curian di Thailand. Investigasi masih dilakukan terhadap penggunanya yang sudah dikenali ini.
Ditambah lagi adanya klaim dari kelompok tak dikenal ‘Brigade Martir Cina’ yang mengirimkan email ke sejumlah jurnalis di Cina dan mengaku bertanggung jawab atas tragedi pesawat MH370. Namun teori konspirasi ini masih spekulasi dan disebut oleh Pemerintah Malaysia sebagai Hoax.
2. Ada di Korea Utara
Amat mudah untuk menunjuk hidung negara paling penuh ‘rahasia’ di dunia ini. Dan hal itu pernah disampaikan oleh beberapa teori. Kebetulan pesawat MH370 punya cukup bahan bakar untuk sampai ke Korea Utara dan pemerintah Korut akan mengijinkan mendarat seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.
3. Kejelasan waktu hilang kontak
Banyak pertanyaan soal buramnya kronologi waktu pesawat hilang kontak. Malaysia Airlines mengatakan pesawat lepas landas pada pukul 00.41 waktu Malaysia dan hilang dari radar di Subang, Kuala Lumpur pukul 2.40.
Pihak MAS mengkonfirmasi komunikasi terakhir berlangsung pada pukul 1.30 dengan kru dan traffic control di Malaysia, tapi pesawat baru hilang dari radar justru pada 2.40.
Belangkangan informasi pantauan radar dikoreksi menjadi pada pukul 1.22 dini hari.
4. Mendarat di bandara rahasia
Yang ini masih bagian dari teori konspirasi berkaitan dengan aksi teroris yang bisa memotong transponder, terbang di bawah radar dan mengarahkannya ke sebuah bandara terisolasi di suatu tempat di Vietnam yang pernah dibangun saat perang Vietnam.
Dugaan teori itu itu menyebut kemungkinan pesawat nahas itu diberi perisai dengan teknologi canggih seperti panel kaca untuk membelokkan cahaya disekitar objek. Teori ini dikaitkan dengan 20 penumpang yang bekerja untuk sebuah perusahaan Freescale di Texas, Amerika.
5. Telepon penumpang masih bisa terima panggilan
Sejumlah media menulis pengakuan beberapa kerabat yang mencoba menghubungi penumpang yang berada di pesawat MH370 setelah dinyatakan hilang. Mereka masih mendengar nada tunggu panggilan, bahkan ada yang mencoba meyakinkan diri dengan mencoba menelpon sebanyak dua kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi