Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, akhirnya resmi melantik Gatot Abdullah Mansyur sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Pelantikan tersebut dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Sebagaimana diberitakan Antara, terkait pelantikan itu, Agung menjelaskan bahwa Gatot akan bertugas menjadi Kepala BNP2TKI menggantikan Jumhur Hidayat. Agung pun berharap, setelah menjabat kepala BNP2TKI, Gatot akan memberikan perhatian khusus terhadap TKI yang akan bertugas ke luar negeri.
"Pengurangan pengangguran melalui penempatan TKI ke luar negeri dan pemberdayaan TKI purna-luar negeri, harus menjadi agenda prioritas di masa mendatang," kata Agung, di hadapan pejabat baru yang mantan Dubes RI di Arab Saudi itu.
Pada kesempatan itu, Agung juga berpesan bahwa BNP2TKI memiliki tugas berat dalam penempatan dan perlindungan TKI, dari awal sampai akhir. "TKI harus dibekali pengetahuan dan keterampilan yang cukup, termasuk soal sistem hukum," katanya.
Perlindungan TKI, kata Agung pula, harus menjadi prioritas utama, dan penempatan TKI harus berbasis perlindungan. Lebih jauh, Agung juga menambahkan bahwa TKI selama ini telah menyumbang devisa yang besar bagi negara.
Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (Kemlu), tambah Agung, hingga saat ini jumlah TKI mencapai 3 juta orang lebih. (Antara)
Berita Terkait
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi
-
Cara Daftar TKM Pemula 2026 di Bizhub Kemnaker, Lengkap dengan Syarat dan Alurnya
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
-
Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya
-
Ace Hasan: Pemerintah Akan Tempuh Jalur Diplomatik untuk Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego
-
KPK Bongkar Modus 'Sandera Jabatan' Bupati Nonaktif Tulungagung, Pj Sekda Diperiksa
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!