Suara.com - Ratusan jurnalis dari berbagai media internasional yang kini sedang bertugas meliput informasi terbaru seputar misteri hilangnya pesawat MH370 di Kuala Lumpur, Malaysia, diminta menahan diri dan menghormati privasi keluarga korban.
Dalam siaran pers menyusul temuan terbaru dua objek di Samudera Hindia yang diduga serpihan pesawat MH370 yang hilang memasuki hari ke 14, Maskapai Airlines meminta kepada media agar berhati hati mendekati keluarga.
Pasalnya, pihak maskapai menerima sejumlah laporan yang menyebutkan kalau jurnalis sudah mulai mengganggu dan tidak nyaman dengan polah jurnalis.
“Sejumlah jurnalis bahkan sengaja menahan mereka untuk mencari informasi dari pihak keluarga yang tidak ingin dibagi (keluarga),” jelas Wakil Presiden Komunikasi MAS Datuk Najmuddin Abdullah.
“Kami mengerti kebutuhan anda untuk melayani public dengan informasi terbaru. Kami meminta kerjasama anda untuk menghormati privasi keluarga yang tengah berduka,” lanjutnya lagi.
Dia sendiri tidak keberatan kalau seandainya memang ada keluarga yang memang mau diwawancarai.(Thestar)
“Tapi akan lebih baik kalau media bisa menghormati mereka,” tegasnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV