Suara.com - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi Kota menangkap dua tersangka pembunuh pengusaha perumahan, Suratmo. Salah satu tersangka masih bertatus siswa Madrasah Tsanawiyah.
Kedua tersangka, S (15) dan Yd (18) ditangkap di rumahnya di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.
"Kedua tersangka sempat kabur atau melarikan diri selama dua pekan ke beberapa daerah seperti Jakarta dan Tangerang, Banten, bahkan kami pun sempat membentuk tim khusus untuk memburu keduanya dan berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Gegerbitung," ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Hari Santoso kepada Antara, Rabu (23/4/2014).
Menurut Hari, dari hasil penyelidikan motif terhadap korban Suratmo di rumahnya di Perumahan Purnawira Asri, Kelurahan Cipanengah karena sakit hati.
Kedua tersangka tidak terima dilecehkan korban yang diduga memiliki penyimpangan seksual. Tersangka S memukul kepala korban dengan menggunakan asbak. Sementara YD menusuk tubuh korban sebanyak 53 kali hingga tewas di tempat.
"Kedua tersangka dan korbannya sudah saling kenal. S dan YD datang ke rumah Suratmo setelah ditelepon korban yang menawarkan ada pekerjaan. Ternyata dari pengakuan keduanya mereka diperlakukan tidak manusiawi, bahkan diberi obat perangsang oleh korban," tambahnya.
Polisi masih melakukan pengembangan dan mendalami kasus pembunuhan ini. Polisi melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk menyelidiki kasus ini, karena salah seorang pelaku masih berusia di bawah umur. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran