Suara.com - Sebanyak 1.068 prajurit Brigif-1 Marinir menggelar latihan menembak di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Purboyo, Malang.
Sementara itu 30 prajurit Taifib-1 Marinir juga menggelar latihan terjun di Lanud Abdul Rachman Saleh Malang.
Penerangan Pasmar-1 dari Malang, Rabu (30/4/2014), melaporkan latihan menembak itu menggunakan senjata bantuan yang meliputi Mortir 60, Mortir 81, "SMB" (Senapan Mesin Berat) 12,7 mm, "GPMG" (general purpose machine gun), "MGL" (multy granade louncher), dan "sniper".
Materi latihan dalam menembak Mortir 81 dan Mortir 60 meliputi prosedur permintaan bantuan tembakan, menentukan Arah Tembakan Pokok (ATP), perintah tembakan, tembak tinjau, tembak pelaksanaan dan mengoreksi hasil tembakan.
Sementara itu, materi latihan dengan menggunakan Senapan Mesin Berat (SMB) 12,7 mm meliputi menembak setitik dan menembak melebar, sedangkan materi latihan menembak dengan GPMG meliputi sikap tiarap dan duduk, jarak 500 dan 600 meter, menembak setitik, menembak melebar dan menembak mendalam.
Sementara itu, 30 prajurit Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir (Taifib-1 Mar) menggelar latihan terjun "free fall" di Lanud Abdul Rachman Saleh Malang untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam penerjunan.
Latihan yang dipimpin langsung Komandan Batalyon Taifib-1 Marinir Mayor Marinir Freddy Ardianzah tersebut menggunakan pesawat Hercules milik skuadron Udara 32.
Komandan Batalyon Taifib-1 Marinir Mayor Marinir Freddy Ardianzah mengatakan latihan berlangsung sejak 29 April hingga 9 Mei 2014 dengan materi latihan meliputi terjun accuracy, terjun tempur, dan Cannopy Relative Work (CRW). (Antara)
Berita Terkait
-
Jenderal Belanda Napak Tilas ke Kuburan Bersejarah Surabaya
-
"Indonesia International Maritime Festival" Digelar Mulai 28 Maret
-
TNI AL Punya Gaya Layanan Kesehatan "Delivery Order" di Malang
-
Panglima Komando Armatim Kirim Bala Bantuan ke Gunung Kelud
-
TNI Wait and See Soal Kerjasama Militer RI - Singapura
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?