Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am mengimbau masyarakat Indonesia memilih calon presiden yang tidak tinggal diam kala mengetahui ada kasus kekerasan menimpa anak-anak.
"Nah untuk itu penting menurut cermat saya ada empati dari sosok pimpinan, petinggi dan juga ada langkah-langkah progresif," kata Asrorun usai menggelar Forum Grup Discussion (FGD) bersama Kemenkominfo dan Mabes Polri di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.
Asrorun mengatakan pesan tersebut penting untuk disampaikan mengingat momentumnya pas menjelang Pemilu Presiden Juli 2014.
"Ini, kan mumpung momentum menjelang pilpres, betapapun kompetisi politik tentu harus memiliki perspektif perlindungan anak," katanya.
Itu sebabnya, KPAI mendorong lembaga KPU untuk turut menyampaikan pesan tersebut kepada para calon presiden yang akan mengikuti Pilpres 2014.
"Jangan sampai kemudian hanya dagang politik dan juga dagang sapi semata menghilangkan substansi apa yang mau diusung dalam konteks kenegaraan dalam lima tahun ke depan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Kini di Tangan Puspom TNI, Publik Waswas
-
Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini
-
Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi