Suara.com - Puluhan orang tua siswa korban Feri Sewol yang tenggelam menuntut untuk bertemu dengan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye. Mereka menuntut penjelasan mengenai dugaan keterlambatan operasi penyelamatan anak-anak mereka.
Para orang tua siswa itu bahkan rela berkemah di dekat kantor kepresidenan di Seoul pada hari Jumat (9/5/2014). Beberapa membawa foto anak-anak mereka yang meninggal dalam kecelakaan tersebut. Hanya berkerudung selimut, mereka mengabaikan dinginnya udara malam. Aksi mereka dijaga ketat sejumlah aparat kepolisian.
"Kami menuntut bertemu dengan presiden untuk menyampaikan tuntutan kami," kata juru bicara pihak keluarga korban, Kim Byeong-Kwon.
Keluarga para korban memprotes pemerintah yang diduga lamban melakukan upaya penyelamatan awal. Mereka menuntut agar mereka yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut segera dihukum.
Para keluarga juga menuntut agar pencarian 30 penumpang yang masih hilang untuk dipercepat. Beberapa perwakilan keluarga akhirnya diperbolehkan masuk kantor kepresidenan untuk bertemu dengan salah satu penasehat politik presiden Korea Selatan. (Asia One)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya