Suara.com - Tim Advokasi Prabowo-Hatta melaporkan aksi tindakan kampanye hitam dan fitnah kepada bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Hatta Rajasa ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Senin (26/5/2014).
Juru bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman, menegaskan, laporan itu sebelumnya ditolak polisi yang langsung diarahkan ke Bawaslu. Kendati demikian tetap belum ada kepastian tindak lanjut laporan sampai ada penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Bukan hanya dilaporkan ke Bawaslu, tapi juga kan polisi sebagai penegak hukum. Tapi yang disampaikan (polisi) ke kami, kampanye hitam ini harus ke Bawaslu, Bawaslu pun belum bisa bertindak karena belum ada capres definitif," ujar Habiburokhman.
Habiburokhman menegaskan, pihaknya tidak takut bila elektabilitas Prabowo-Hatta turun akibat kampanye hitam dan fitnah ini. Menurutnya, yang terpenting adalah supaya konstituen Prabowo-Hatta lebih tenang dalam menghadapi isu ini.
"Meski belum dapat respon, kami melaporkan saja, yang penting konstituen kami tenang," tuturnya.
Salah satu kampanye hitam yang dilaporkan ke Bawaslu yakni soal dugaan keterlibatan Prabowo dalam penculikan 1998 yang disebutnya fitnah daur ulang.
Dia berharap, Bawaslu bisa merespon kampanye hitam seperti ini. Karena hal seperti ini merupakan perbuatan yang tidak santun, tidak etis dan melanggar hukum.
"Bawaslu sebagai wasit dari perhelatan ini bersifat lambat, tidak responsif dan kaku. Kami ingin Bawaslu tegas, Tanpa adanya ketegasan Bawaslu, kami khawatir praktek-praktek kampanye hitam seperti ini akan semakin membabi buta," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta