Suara.com - Seorang gadis berusia 15 tahun di Malaysia diperkosa oleh 38 lelaki di sebuah rumah kosong. Gadis malang itu kini sedang berada dalam tahanan polisi sebagai bagian dari upaya penyelidikan kasus tersebut.
Polisi sudah menahan 13 lelaki, termasuk seorang ayah dan dua puteranya, dan mengaku sedang mencari tersangka lainnya yang berusia sekitar 20 hingga 40 tahun.
Menurut laporan The New Straits Times, seperti yang dikutip Reuters, peristiwa keji itu terjadi pada 20 Mei silam dan berawal saat korban bertemu dengan teman perempuannya yang berusia 17 tahun. Dia diajak temannya itu untuk masuk ke sebuah rumah kosong di Ketereh, Kelantan.
Dalam rumah itulah gadis malang itu diduga diperkosa berganti-gantian oleh 38 lelaki tersebut. Polisi juga sedang menyelidiki apakah temannya yang berusia 17 tahun itu juga diperkoa.
Menurut statistik kepolisian Malaysia, hampir 3.000 kasus pemerkosaan terjadi di negara itu pada 2012 dan 52 persen di antaranya menimpa gadis-gadis belia berusia di bawah 16 tahun.
Di Malaysia, pelaku pemerkosaan dihukum penjara 30 tahun dan dicambuk. Tetapi dalam kasus ini mayoritas warga ingin para pelaku dihukum dengan lebih berat. (Reuters/Independent.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi di Lembaga Pendidikan
-
Diperkosa Beramai-ramai, Dua Remaja Putri Digantung di Pohon
-
Sekelompok Polisi Saudi Perkosa Lelaki Filipina
-
Dilecehkan dan Disekap 10 Tahun, Seorang Gadis Ditemukan Masih Hidup
-
Cabuli Bocah 5 Tahun, Pengantar Pizza Divonis 20 Tahun Kurungan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
Terkini
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
-
Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
-
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI