Suara.com - Satu dari tiga anak pada usia sekolah di Indonesia terancam hidup dalam kemiskinan karena mereka tidak memiliki selembar dokumen bernama akta kelahiran. Tanpa adanya akta kelahiran, anak-anak ini secara legal formal tidak diakui oleh pemerintah Indonesia.
Dengan demikian, mereka akan kesulitan mendapatkan akses ke pelayanan kesehatan dan tentunya pendidikan, sehingga mereka berakhir menjadi anak jalanan.
Keadaan ini cukup mengkhawatirkan karena berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Indonesia (Susenas), 24 juta anak Indonesia tidak memiliki akta kelahiran. Jumlah ini kurang lebih sama dengan 4,8 kali lipat jumlah penduduk Singapura yang berjumlah 5,3 juta jiwa.
“Banyak warga Indonesia yang tidak memiliki KTP dan surat nikah. Pada saatnya mereka memiliki anak, mereka akan menemui kesulitan untuk mendapatkan akta kelahiran bagi anaknya tersebut," tutur Frisca Hutagalung, anggota Dewan Pengurus Sahabat Anak. Sahabat Anak adalah yayasan nirlaba yang memberikan pendidikan serta memperjuangkan hak asasi anak-anak marjinal dan anak jalanan di Jakarta.
Tujuan mulia dari Sahabat Anak ini dilanjutkan oleh seorang warga negara Amerika Serikat dengan kepedulian sosial tinggi bernama Scott Hanna yang sudah tinggal di Jakarta selama lebih dari delapan tahun. Kepedulian Scott akan masalah sosial terwujud menjadi aksi nyata saat ia menjadi anggota sukarela AmeriCorps, sebuah program dari pemerintah Federal AS yang melakukan berbagai kegiatan sosial.
Demi membuka mata masyarakat luas atas masalah sosial ini, Scott akan mengadakan dua kegiatan pada tanggal 14 Juni di Bengkel Crossfit, salah satu pusat kebugaran di Sudirman Cental Business District (SCBD). Kegiatan pertama adalah berolahraga bersama pegiat olahraga fitness dari seluruh Jakarta dengan nama “Dylan Tribute Workout: Angkat untuk Membantu Anak di Indonesia.”
Kegiatan yang kedua dinamakan #BakeADifference, sebuah ide dari Mustika Hapsoro, di mana mereka akan menjual cupcake kepada para pengunjung. Mustika adalah anggota Perkumpulan Sinergi Indonesia Muda (Sinergi Muda), sebuah wadah bagi anak muda untuk mengaktualisasikan diri dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia berdasarkan minat mereka masing-masing.
Kedua acara ini diharapkan dapat menggalang dana yang akan digunakan untuk mengedukasi para orangtua dan memberikan bantuan pembuatan akta kelahiran ketika menghadapi keadaan darurat.
"Kami sadar bahwa kami tidak dapat memecahkan masalah ini hanya dalam satu hari," kata Scott.
"Tapi kami ingin menciptakan momentum untuk membuka mata masyarakat luas akan masalah ini dan menghasilkan sumber daya untuk mendukung proses untuk bergerak menuju solusi. Anak-anak ini layak mendapatkan kesempatan untuk pergi ke sekolah dan bekerja untuk kehidupan yang lebih baik," Scott menambahkan.
Scott mengatakan orang-orang mungkin berpikir bahwa akta kelahiran tidak akan mengubah nasib anak-anak miskin bahwa mereka akan tetap miskin dan tidak berpendidikan.
Mendapatkan akte kelahiran, katanya, adalah salah satu langkah untuk menghadapi banyak rintangan yang mereka hadapi dalam merencanakan masa depan yang cerah.
Kedua kegiatan penggalangan dana “Dylan Tribute Workout: Angkat untuk Membantu Anak di Indonesia” dan #BakeADifference akan dilakukan pada Sabtu (14/6/2014) mulai jam 13.00 WIB di Bengkel Crossfit, The Fairgrounds Building, SCBD Lot 14, Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta.
Demi terlaksananya acara ini, Scott dan Mustika menggalang berbagai macam dukungan dari Turkuaz, Ritz Carlton, Unilever, Twelve Cupcakes, PinUp Treats, Passionnee, Bread & Pastry, 5sis Bakes, Up In Smoke, Sugar Bites, Unilever dan Maverick.
Dukungan juga datang dari para praktisi kuliner seperti Petty Elliott, Putri Miranti, Astrid Suryatenggara, Mitha Tiara, Arum Indriasari Riddel-Carre, dan Apri dan Bella Swajaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!