Suara.com - Pemerintah Provinsi Jabar segera meninjau kondisi jalur Tanjakan Emen, Kabupaten Subang untuk mengetahui penyebab rawan kecelakaan di jalur Bandung-Subang itu.
"Setiap tahun ada saja masalah (kecelakaan) kita akan tinjau dengan Kementerian PU, secara teknis jalan pun ada masalah gak sih," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Bandung, Rabu (18/6/2014).
Ia menuturkan peninjauan itu ingin mengetahui masalah dan kemiringan jalan hingga menimbulkan bahaya bagi kendaraan yang melaju tidak hati-hati.
"Kita akan melihat secara teknis, apakah teknis yang ada, ada masalah, seperti jalannya atau kemiringannya," kata Heryawan.
Selain teknis, kata dia Pemerintah Provinsi akan mengkaji ulang pengawasan kelayakan kendaraan bermotor di Jabar. Terutama, lanjut dia kendaraan angkutan umum seperti bus harus teruji kelayakan jalannya, jika tidak layak maka dilarang beroperasi.
"Perizinan terhadadap kendaraan, kelayakan kendaraannya. Jangan-jangan perizinan tersebut tidak terlaksana dengan baik," katanya.
Ia menegaskan pengawasan kelayakan kendaraan akan lebih diperketat termasuk memperhatikan Sumber Daya Manusia pada sopir angkutan umum. Menurut dia kecelakaan disebabkan beberapa faktor seperti kondisi jalan, kelayakan kendaraan dan manusianya.
"Bukan hanya kelayakan kendaraannya saja, kelayakan SDM-nya juga harus diperhatikan, apakah terjamin kualitas gizinya, karena gara-gara kurang gizi jadi ngantuk, itu bahaya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil