Suara.com - Lima jenazah korban kapal tenggelam di perairan Pulau Carey, Kuala Langat, Selangor, Malaysia, akan dipulangkan ke Aceh pada Sabtu (21/6/2014), melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.
"Informasi dari Malaysia menyebutkan proses administrasinya sudah selesai, dan lima korban akan diterbangkan dari Malaysia ke Aceh," kata Kepala Biro Humas Setda Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Jumat (20/6/2014).
Kapal Jeti Kelanang yang mengangkut sebanyak 97 penumpang tujuan Indonesia tenggelam di perairan Pulau Carey, Kuala Langat, Selangor, Malaysia pada Rabu (18/6/2014) dini hari, dan sebagian besar penumpangnya warga asal Aceh.
Dia juga menyebutkan, jumlah korban meninggal yang teridentifikasi hingga sore hari menjadi sembilan orang dari 14 jasad yang ditemukan. Lima korban belum teridentifikasi, tiga diantaranya adalah perempuan.
Murthalamuddin menjelaskan, informasi yang diperoleh dari tim Pemerintah Aceh di Malaysia menyebutkan jenazah korban sampai Jumat (20/6/2014) sore, masih disemayamkan di Tengku Ampuan Rahimah Hospital, Klang, Selangor.
Tim Pemerintah Aceh yang dikirim Gubernur Zaini Abdullah ke Malaysia, masih terus melakukan upaya-upaya untuk segera memulangkan para korban meninggal maupun yang selamat dari musibah itu, kata Karo Humas menjelaskan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang