Suara.com - Hatta Rajasa akhirnya muncul di DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2014) petang. Kedatangan untuk meninjau tempat yang juga merupakan pusat data pemilu Koalisi Merah Putih itu.
"Nanti ya saya masuk dulu," ujar Hatta kepada wartawan sesaat ketika tiba di DPP PKS pukul 16.30 WIB.
Kehadiran Hatta ini merupakan yang pertama kalinya di hadapan media massa. Sejak pengumuman rekapitulasi tingkat nasional oleh KPU, Hatta seakan menghilang dan sulit ditemui.
Bahkan ketika Prabowo menyatakan menarik diri dari proses Pilpres, Hatta tidak ikut mendampingi. Sementara itu selain Hatta, capres Prabowo Subianto juga datang ke DPP PKS.
Prabowo tiba lebih awal yakni sekitar pukul 16.15 WIB dengan mengenakan baju koko berwarna krem putih, bermotif batik, atau berbeda dengan Hatta yang mengenakan baju muslim berwarna biru.
Keduanya disambut Presiden PKS Anis Matta dan sejumlah petinggi PKS. Selain melakukan peninjauan data pemilu, keduanya dijadwalkan berbuka puasa bersama di tempat tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029