Suara.com - Kasus pemerkosaan yang diakhiri dengan pembunuhan brutal kembali terjadi di India. Kali ini korbannya adalah seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun.
Bocah malang itu ditemukan sudah tidak lagi bernyawa di Desa Rajnagar, Bengal Barat. Ia ditemukan tergantung di sebuah pohon sekitar Rabu (23/7/2014) tengah malam.
Warga menduga, bocah itu merupakan korban pemerkosaan karena pakaian yang dikenakannya terkoyak. Seorang pemeditasi yang punya catatan kejahatan seks terhadap anak-anak dijadikan tersangka atas kasus ini.
Si pemeditasi bersama dua rekan yang dituding ikut melakukan perbuatan bejat itu ditangkap dan dipukuli warga saat mereka hendak melarikan diri dari desa tersebut.
Bocah perempuan yang merupakan siswa kelas tiga sekolah dasar itu pergi untuk membeli jajan sepulang dari sekolah pada hari Rabu. Namun, si bocah tidak kunjung pulang sehingga sang ayah Soumitra Barman meminta bantuan tetangga untuk mencarinya.
Pencarian berlangsung hingga hari gelap. Warga semula menduga bocah tersebut bermain dan terjatuh ke dalam kolam. Setelah menelusuri kolam dan sawah, bocah itu tak kunjung ditemukan. Jenazah bocah malang itu akhirnya ditemukan tergantung di sebuah pohon. (Indiatimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar