Suara.com - Hasil analisis black box dari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 yang jatuh di Ukraina diungkap.
Berdasarkan perekam data penerbangan itu, pesawat hancur akibat pecahan dari ledakan roket. Pesawat itu lalu jatuh akibat "dekompresi masif".
Informasi terbaru tentang penyebab tragedi pesawat MH17 itu disampaikan oleh juru bicara Dewan Keamanan Ukraina, Andriy Lysenko. Lewat sebuah konferensi di Kiev, Lysenko mengatakan, informasi itu datang dari para ahli yang menganalisis data dari dua black box MH17.
Data black box yang diambil dari puing-puing pesawat MH17 itu sendiri diunduh oleh Inggris. Setelah diunduh, data tersebut diserahkan kepada tim penyidik internasional untuk dianalisis.
Hingga kini, belum ada pihak yang mau bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Ukraina dan negara barat menuding pemberontak pro-Rusia yang menembak jatuh pesawat tersebut. Sebaliknya, Rusia menuduh Ukraina yang menembak pesawat nahas itu.
Pesawat MAS MH17 lepas landas dari Amsterdam, Belanda dan sedianya mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. Pesawat itu jatuh tertembak rudal di dekat Grabovo, Donetsk, Ukraina pada tanggal 17 Juli 2014. Insiden itu menewaskan semua penumpang dan kru yang berjumlah 298 orang. (Reuters)
Berita Terkait
-
Separatis Ukraina Izinkan Pasukan Internasional Masuk Area Jatuhnya MH17
-
Pasukan Australia Segera Tiba di Lokasi Jatuhnya MH17
-
Tim Forensik Berhasil Identifikasi Seorang Penumpang MH17
-
Perempuan Cantik Ini Pakai "Make-Up" Jenazah Korban MH17
-
Jadi Sasaran "Bully", Putri Presiden Rusia Kabur dari Belanda
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar