Suara.com - Hadir untuk memberikan kesaksian bagi terdakwa kasus korupsi proyek Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Anas Urbaningrum, Ruhut Sitompul mengaku dirinya berperan sebagai motivator saat diselenggarakannya Konggres Partai Demokrat (PD) di Bandung. Tujuannya, menurut Ruhut, agar para kader memilih Anas sebagai Ketua Umum, sehingga PD yang menaunginya semakin berjaya.
"Kami berikan motivasi. Saya yakinkan, agar Demokrat jaya, maka mari dukung Anas Urbaningrum. Itu tugas saya sebagai motivator. Kenapa saya dilibatkan? Karena saya banyak ditugaskan keliling daerah," ungkap Ruhut di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2014).
Lebih jauh, politisi loyalis Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini pun mengatakan bahwa Anas memiliki kharisma. Oleh karena itu menurutnya, maka pada putaran kedua (pemilihan), Anas langsung menang mutlak menjadi Ketua Umum PD. Apalagi sesuai pidato SBY selaku Ketua Dewan Pembina PD, agar memilih Ketua Umum dengan hati nurani, sehingga hampir semua suara masuk mendukung Anas Urbaningrum.
"Karena kharisma dan kenegarawanan, jadi Anas menang mutlak di putaran kedua," puji Ruhut yang terkenal vokal dan berbicara ceplas-ceplos tersebut.
Terlepas dari itu, Ruhut pun mengaku harus mengungkapkan permohonan maaf kepada Anas yang menyesali kinerjanya yang tidak bisa meloloskan Akbar Tanjung menjadi Presiden. Namun begitu, dia mengaku tetap berharap, semoga kejadiannya bersama Akbar Tanjung itu tak terjadi lagi pada diri Anas, sehingga Anas kelak bisa menjadi Presiden.
"Nas. Maaf ya, Nas, saya sudah gagal menjadikan Bang Akbar jadi Presiden. Semoga kamu bisa menjadi Presiden nanti," katanya.
Ruhut mengaku berharap begitu, karena dirinya menilai mantan Ketua Umum PD tersebut sangat sopan dan rendah hati. Hal ini menurutnya terbukti dari jawaban Anas terhadap permintaan maaf Ruhut kepadanya, dengan mengatakan yang terpenting bekerja saja terlebih dahulu.
"Dia ini orangnya baik, sopan, dan rendah hati. Lihat saja jawabannya, 'Ada-ada saja Bang. Yang terpenting kita kerja saja'," tutur Ruhut sambil kembali memuji Anas.
Seperti diketahui, Ruhut Sitompul hadir bersama delapan saksi lainnya dalam persidangan hari ini, untuk memberikan kesaksian terhadap terdakwa Anas Urbaningrum.
Berita Terkait
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Sidang Kredit Macet Bongkar Dugaan Pengelolaan Ilegal Aset Sitaan Rp40 Miliar
-
Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat