Suara.com - Ketua Tim Hukum Komisi Pemilihan Umum Adnan Buyung Nasution protes dengan penambahan materi perkara baru yang diajukan oleh tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa kepada Mahkamah Konstitusi. Materi ini di luar nasihat dari hakim konstitusi pada persidangan yang lalu.
"Jadi begini, karena permohonan ada yang berubah, penampakannya bukan sekadar kata-kata, tapi penambahan materi banyak sekali," kata Adnan Buyung ketika jeda sidang di gedung MK, Jumat (8/8/2014).
Dalam materi baru tersebut, kata Adnan Buyung, disebutkan adanya kecurangan pelaksanaan Pilpres 2014 di 33 provinsi di Tanah Air.
"Misalnya, penjelasan mereka dan yang dianggap mereka kecurangan di berbagai daerah sangat banyak sekali, dari Aceh sampai Papua," katanya.
"Padahal ini, kan hal yang baru untuk kami, dan kami akan cek benar atau tidak kebenarannya (baru kami akan jawab semuanya)," Buyung menambahkan.
Adnan Buyung mengatakan tim hukum KPU akan mempelajari materi baru tersebut dan menyampaikan tanggapan pada persidangan hari Senin (11/8/2014).
"Kami berharap hari Senin bisa kami dapatkan (seluruh jawabannya)," kata Adnan Buyung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara