Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Ida Budiarti, Jumat (8/8/2014), menepis tudingan yang menyebutkan tim KPU tidak detail membaca gugatan perselisihan hasil Pilpres 2014 yang diajukan tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa ke Mahkamah Konstitusi.
Ida mengatakan pada sidang hari ini, tim hukum KPU tidak bisa menjawab semua materi gugatan tim hukum Prabowo-Hatta memasukkan lagi materi baru atau di luar nasihat hakim konstitusi.
"Karena banyak sekali materi-materi baru yang sebelumnya tidak disinggung sama sekali di dalam permohonan-permohonan maupun dalam perbaikan yang disampaikan pada tanggal 26 maupun perbaikan yang disampaikan tanggal 6, jadi banyak obyek yang sama sekali baru," kata Ida di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Materi baru yang dimaksud, di antaranya tentang pelanggaran di 10 provinsi.
"Kami membutuhkan waktu untuk pengecekan ke KPU kabupaten terkait dengan kebenaran data dan informasi yang disampaikan oleh pemohon. Jadi bukan kami tidak siap, (namun) kami tidak mampu menyelesaikan dalam waktu yang relatif singkat," kata Ida.
Langkah hukum ke mahkamah diajukan oleh tim hukum Prabowo-Hatta yang tidak puas dengan hasil pilpres karena mereka menemukan berbagai kecurangan selama prosesnya sehingga merugikan pasangan capres-cawapres nomor urut satu.
Agenda sidang kali ini adalah untuk mendengarkan jawaban termohon, pihak terkait dan Bawaslu serta pembuktian. Komisi Pemilihan Umum merupakan pihak termohon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai
-
5 Mesin Cuci Front Loading yang Hemat Listrik dan Awet untuk Rumah Tangga
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim