Suara.com - Inggris akan mengirim sejumlah pesawat mata-mata untuk menyalurkan bantuan bagi para pengungsi yang terjebak di pegunungan Irak, setelah sebuah pesawat pembawa bantuan membatalkan misinya karena khawatir paket-paket bantuan yang dikirim menghantam kerumunan pengungsi.
Jet-jet tempur Tornado akan diposisikan di wilayah itu untuk memastikan bantuan kemanusiaan bisa sampai ke sasaran dengan aman, demikian diumumkan kantor perdana menteri Inggris.
"Kami sudah memutuskan untuk menempatkan sejumlah kecil Tornado di wilayah itu sehingga, jika dibutuhkan, bisa memanfaatkan kemampuan mata-matanya yang mumpuni untuk menciptakan situasi aman bagi upaya-upaya kemanusiaan," bunyi pernyataan itu.
Pasukan Daulah Islamiyah, yang sebelumnya dikenal dengan nama Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS), telah memerangkap ribuan warga berkeyakinan Yazidi di Irak ke pegunungan Sinjar.
Sebelumnya, pasa Senin pagi, juru bicara kantor perdana menteri Inggris, mengatakan upaya mengirim bantuan kemanusiaan ke para pengungsi harus dibatalkan di menit-menit terakhir.
"Terlalu banyak orang yang berlari menuju pesawat sehingga kami tidak bisa menurunkan bantuan karena khawatir akan menyebabkan jatuhnya korban jiwa," jelas juru bicara itu.
Inggris sejauh ini sudah mengirimkan bantuan berupa alat penyaring air minum dan lampu bertenaga matahari yang juga bisa berfungsi sebagai pengisi ulang baterai telepon seluler. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026
-
Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang
-
KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil
-
Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?
-
Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga
-
KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa
-
KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta
-
Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar
-
AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun