Suara.com - Inggris akan mengirim sejumlah pesawat mata-mata untuk menyalurkan bantuan bagi para pengungsi yang terjebak di pegunungan Irak, setelah sebuah pesawat pembawa bantuan membatalkan misinya karena khawatir paket-paket bantuan yang dikirim menghantam kerumunan pengungsi.
Jet-jet tempur Tornado akan diposisikan di wilayah itu untuk memastikan bantuan kemanusiaan bisa sampai ke sasaran dengan aman, demikian diumumkan kantor perdana menteri Inggris.
"Kami sudah memutuskan untuk menempatkan sejumlah kecil Tornado di wilayah itu sehingga, jika dibutuhkan, bisa memanfaatkan kemampuan mata-matanya yang mumpuni untuk menciptakan situasi aman bagi upaya-upaya kemanusiaan," bunyi pernyataan itu.
Pasukan Daulah Islamiyah, yang sebelumnya dikenal dengan nama Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS), telah memerangkap ribuan warga berkeyakinan Yazidi di Irak ke pegunungan Sinjar.
Sebelumnya, pasa Senin pagi, juru bicara kantor perdana menteri Inggris, mengatakan upaya mengirim bantuan kemanusiaan ke para pengungsi harus dibatalkan di menit-menit terakhir.
"Terlalu banyak orang yang berlari menuju pesawat sehingga kami tidak bisa menurunkan bantuan karena khawatir akan menyebabkan jatuhnya korban jiwa," jelas juru bicara itu.
Inggris sejauh ini sudah mengirimkan bantuan berupa alat penyaring air minum dan lampu bertenaga matahari yang juga bisa berfungsi sebagai pengisi ulang baterai telepon seluler. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi
-
CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop
-
Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa