Suara.com - Sebuah foto yang menampilkan gambar bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di depan pusat pemerintahan Amerika Serikat (AS), Gedung Putih, beredar di internet.
Dalam foto tersebut, tampak seseorang sedang menggenggam ponsel yang di dalamnya terlihat gambar bendera ISIS. Foto itu diduga kuat diambil dari Pennsylvania Avenue, jalanan tepat di depan gerbang Gedung Putih. Jalanan itu biasanya memang ditutup dari lalu lintas dan didatangi wisatawan setiap harinya.
Foto itu diunggah lewat Twitter oleh seorang pengguna yang memakai akun @sunna_rev. Diduga, si pengguna adalah pendukung ISIS.
Ketika dimintai konfirmasi, Dinas Rahasia AS mengaku sudah mengetahui soal kemunculan foto tersebut.
"Kami memiliki divisi intelijen yang misinya mengakses informasi yang kami terima setiap hari terkait bahaya maupun potensi ancaman," kata juru bicara Dinas Rahasia AS Ed Donovan kepada ABC News.
"Kami sudah tahu adanya gambar tersebut dan akan mengambil langkah yang tepat," lanjutnya.
Namun, Dinas Rahasia tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai asli tidaknya foto tersebut. Sementara itu, Biro Penyidik Federal AS (FBI) belum mau berkomentar terkait hal itu.
Menurut seorang pejabat senior intelijen AS, ISIS memang kerap menggunakan Twitter dan media sosial lain dalam melakukan gerakannya. Mereka terbilang kelompok yang terdepan dalam hal pemanfaatan media di dunia maya.
Sebuah foto serupa muncul. Foto tersebut memperlihatkan sebuah tangan sedang memegang secarik kertas dengan tulisan Arab di depan gedung berbendera Amerika Serikat. "Pejuang Negara Islam Irak dan Suriah akan datang ke sini segera", demikian bunyinya. Tidak jelas kapan foto tersebut diambil. Namun, tanggal yang tercantum pada kertas adalah tanggal 20 Juni 2014.
"Kami ada di negara Anda/ Kami di kota-kota Anda/ Kami di jalanan Anda," bunyi kicauan yang dibuat bersamaan dengan diunggahnya foto tersebut. (Abc News)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara