Suara.com - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan Prabowo-Hatta belum kalah dalam Pemilihan Presiden 2014, karena masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Insya-Allah pak Prabowo menjadi pemenang," kata politisi PKS itu dalam Silaturahmi dan Halalbihalal dengan tim Koalisi Merah Putih wilayah Jabar yang dihadiri Prabowo di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Selasa (19/8/2014).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Heryawan menyampaikan pujiannya kepada calon presiden Prabowo Subianto yang dinilai mampu meredam massa pendukungnya dalam merespons hasil Pilpres 2014.
"Kita harus tiru pribadi beliau yang sabar, bisa meredam seluruh massa pendukung. Beliau patut dicontoh dengan kesabarannya menghadapi berbagai serangan politik," katanya.
Ia berharap kepribadian Prabowo yang penuh kesabaran dapat ditiru oleh seluruh relawan dan tim sukses Prabowo-Hatta.
"Salut kepada pak Prabowo, karena beliau bisa menghadapi masalah dengan penuh kesabaran, meskipun banyak sekali serangan dari kiri dan kanan," kata Heryawan.
Kehadiran Prabowo itu disambut meriah oleh massa pendukungnya yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih, kaum ibu-ibu dan sejumlah organisasi massa lainnya.
Dalam sambutannya Prabowo akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan memohon dukungan kepada masyarakat Jabar untuk membuktikan segala kecurangan pemilihan presiden.
Pilpres 2014 sudah berlangsung pada 9 Juli 2014 dan KPU sudah memutuskan pemenangnya pada 22 Juli 2014, namun keputusan itu digugat ke MK dan kini tinggal menunggu keputusan MK pada 21 Agustus 2014. (Antara)
Berita Terkait
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
-
Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia
-
Terkuak! Prabowo yang Minta Mundur Bos OJK dan BEI Gegara Kasus MSCI
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan