Suara.com - Sebuah pengusaha pembuat minuman beralkohol asal Hubei, Cina, harus berurusan dengan pihak berwajib karena menambahkan viagra ke dalam produknya.
Praktek ilegal itu terungkap setelah para pelanggan merasakan "efek samping" yang tak biasa usai mengkonsumsi minuman tersebut. Huang, yang memproduksi minumannya lewat perusahaan Nine Springs Ecological Agriculture Development Company itu pun digelandang ke kantor polisi.
Kepada pihak berwajib, Huang mengaku membeli 1 kilogram Sildenafil, alias obat pendongkrak vitalitas pria yang lebih dikenal dengan sebutan Viagra dan Revatio. Lalu, obat yang ia beli via online itu ia campurkan ke dalam minuman produksinya. Tapi Huang tidak mencantumkan zat tambahan itu di label botolnya.
Huang mengaku, ia melakukan itu agar produknya mampu bersaing dengan produk sejenis di pasaran. Ia menjualnya dengan harga 60 Yuan per botol. Untuk setiap botolnya, Huang mendapat keuntungan sebesar 30 Yuan.
Memang, Huang tidak mencampur viagra dalam dosis yang membahayakan. Namun, ia juga tahu bahwa menambahkan viagra ke dalam minuman keras adalah perbuatan melanggar hukum. Namun, ia tetap melakukannya demi keuntungan yang berlipat ganda. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG
-
Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan
-
BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG
-
Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari
-
Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo
-
Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi
-
Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi