Suara.com - Proses pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu sudah mulai dilanjutkan. Pencarian pesawat tersebut kini memasuki fase yang paling menantang.
Dua kapal yaitu Fugro Equator dan Zhu Kezhen sudah melakukan pemetaan terhadap lokasi pencarian di Samudera Hindia seluas 60 ribu km2.
Survei yang dilakukan dua kapal itu akan dilakukan meter demi meter dengan menggunakan instrument khusus. Pemetaan yang dilakukan dua kapal itu untuk mengetahui situasi di dasar laut.
Pencarian MH370 akan dilakukan secara penuh pada akhir September nanti. Otoritas Australia juga sudah mengungkapkan bahwa pencarian MH370 kemungkinan akan berlangsung selama satu tahun.
Dua kapal tersebut akan memetakan lokasi yang diduga menjadi tempat jatuhnya pesawat MH370 di Samudera Hindia. Tanpa adanya peta yang dibuat dua kapal tersebut – dengan resolusi 25 meter di bawah laut – maka sangat sulit untuk melanjutkan pencarian MH370.
“Ada vulkano di bawah sana yang belum pernah ditemukan sebelumnya,” kata Paul Kennedy dari Fugro Survey Pty Ltd. (BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar